alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Digerebek di Rumah, Kurir SS asal Wonorejo Menyerah

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

BANGIL, Radar Bromo – Dairobi, 22, warga Desa/Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji penjara. Hal itu disebabkan aksinya yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Bukan hanya sekadar pengguna. Ia juga tak jarang menerima order untuk mengantarkan barang terlarang itu.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menyampaikan, Dairobi ditangkap Selasa (19/1). Penangkapan itu dilakukan anggotanya saat tersangka berada di rumahnya. “Kami menangkap tersangka pagi hari,” jelas Dom -sapaan akrabnya-.

Ia menambahkan, sebelum melakukan penangkapan, petugas sudah mengincarnya. Karena berdasarkan informasi yang didapatkan, ia sering membawa sabu-sabu. Tidak hanya dikonsumi, tetapi juga kerap menerima pesanan.

Usai mendapat informasi tersebut, petugas kemudian bergerak ke rumahnya. “Begitu dirasa tersangka berada di rumah, penyergapan dilakukan,” timpalnya.

Saat itulah petugas menemukan sejumlah barang bukti. Selain sabu-sabu seberat 0,60 gram, petugas juga mengamankan handphone yang digunakannya untuk bertransaksi. Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka digiring ke Mapolres Pasuruan untuk dimintai keterangannya.

Karena ulahnya itu, ia disangkakan melanggar pasal 112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGIL, Radar Bromo – Dairobi, 22, warga Desa/Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji penjara. Hal itu disebabkan aksinya yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Bukan hanya sekadar pengguna. Ia juga tak jarang menerima order untuk mengantarkan barang terlarang itu.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos Ximenes menyampaikan, Dairobi ditangkap Selasa (19/1). Penangkapan itu dilakukan anggotanya saat tersangka berada di rumahnya. “Kami menangkap tersangka pagi hari,” jelas Dom -sapaan akrabnya-.

Mobile_AP_Half Page

Ia menambahkan, sebelum melakukan penangkapan, petugas sudah mengincarnya. Karena berdasarkan informasi yang didapatkan, ia sering membawa sabu-sabu. Tidak hanya dikonsumi, tetapi juga kerap menerima pesanan.

Usai mendapat informasi tersebut, petugas kemudian bergerak ke rumahnya. “Begitu dirasa tersangka berada di rumah, penyergapan dilakukan,” timpalnya.

Saat itulah petugas menemukan sejumlah barang bukti. Selain sabu-sabu seberat 0,60 gram, petugas juga mengamankan handphone yang digunakannya untuk bertransaksi. Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka digiring ke Mapolres Pasuruan untuk dimintai keterangannya.

Karena ulahnya itu, ia disangkakan melanggar pasal 112 jo pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2