alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Setubuhi Siswi SD, Pedagang Buah asal Winongan Dibui

DRINGU, Radar Bromo – Usianya sudah hampir separo abad. Namun, Misdi, 47, tega menyetubuhi D, siswi SD asal Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang baru dikenalnya.

Pedagang buah asal Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, itu pun dibekuk petugas Satreskrim Polres Probolinggo, Sabtu (23/1). Dia dibekuk di rumahnya, sekitar pukul 12.30.

Saat diamankan petugas, pelaku pun tidak dapat mengelak. Dia bahkan tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Kasat Reskrim AKP Rizki Santoso saat dikonfirmasi menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan dugaan persetubuhan anak di bawah umur, pekan lalu. Pihaknya pun menyelidiki kasus itu.

Dari situ, pihaknya mengamankan tersangka Misdi di rumahnya. Misdi lantas digelandang ke Mapolres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Saat diperiksa di Mapolres, tersangka Misdi mengakui perbuatannya. Bahkan, tersangka mengaku sudah menyetubuhi korban sampai tiga kali,” katanya.

Persetubuhan itu dilakukan tersangka di pematang sawah di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ya, sehari-hari tersangka memang berjualan buah di Dringu.

Saat berjualan itulah, tersangka mengenal korban. Entah apa yang ada dalam pikiran tersangka. Seminggu setelah mengenal korban, dia membujuk korban untuk melakukan persetubuhan.

Korban sempat menolak. Karena itu, tersangka memaksa dan mengancam korban. Korban dipaksa mau dan diancam tidak melawan. Korban juga diminta tidak menceritakan persetubuhan itu pada siapapun.

Aksi bejat itu dilakukan tersangka tidak hanya sekali. Bahkan, sampai tiga kali. Bahkan usai melakukan aksinya yang kedua dan ketiga, tersangka memberikan uang pada korban Rp 100 ribu. Dengan uang itu, tersangka minta korban tidak membeber perbuatan bejatnya.

”Tersangka melakukan persetubuhan pada korban dengan bujuk rayu dan ancaman. Waktu diperiksa, tersangka mengakui semua perbuatannya. Sekarang tersangka ditahan di Mapolres,” terang perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu. (mas/hn)

DRINGU, Radar Bromo – Usianya sudah hampir separo abad. Namun, Misdi, 47, tega menyetubuhi D, siswi SD asal Dringu, Kabupaten Probolinggo, yang baru dikenalnya.

Pedagang buah asal Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, itu pun dibekuk petugas Satreskrim Polres Probolinggo, Sabtu (23/1). Dia dibekuk di rumahnya, sekitar pukul 12.30.

Saat diamankan petugas, pelaku pun tidak dapat mengelak. Dia bahkan tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Kasat Reskrim AKP Rizki Santoso saat dikonfirmasi menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan dugaan persetubuhan anak di bawah umur, pekan lalu. Pihaknya pun menyelidiki kasus itu.

Dari situ, pihaknya mengamankan tersangka Misdi di rumahnya. Misdi lantas digelandang ke Mapolres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Saat diperiksa di Mapolres, tersangka Misdi mengakui perbuatannya. Bahkan, tersangka mengaku sudah menyetubuhi korban sampai tiga kali,” katanya.

Persetubuhan itu dilakukan tersangka di pematang sawah di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Ya, sehari-hari tersangka memang berjualan buah di Dringu.

Saat berjualan itulah, tersangka mengenal korban. Entah apa yang ada dalam pikiran tersangka. Seminggu setelah mengenal korban, dia membujuk korban untuk melakukan persetubuhan.

Korban sempat menolak. Karena itu, tersangka memaksa dan mengancam korban. Korban dipaksa mau dan diancam tidak melawan. Korban juga diminta tidak menceritakan persetubuhan itu pada siapapun.

Aksi bejat itu dilakukan tersangka tidak hanya sekali. Bahkan, sampai tiga kali. Bahkan usai melakukan aksinya yang kedua dan ketiga, tersangka memberikan uang pada korban Rp 100 ribu. Dengan uang itu, tersangka minta korban tidak membeber perbuatan bejatnya.

”Tersangka melakukan persetubuhan pada korban dengan bujuk rayu dan ancaman. Waktu diperiksa, tersangka mengakui semua perbuatannya. Sekarang tersangka ditahan di Mapolres,” terang perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu. (mas/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/