alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Dua Anak Hasan Aminuddin Diperiksa KPK sebagai Saksi

MAYANGAN, Radar Bromo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa keluarga Hasan Aminuddin, salah satu tersangka korupsi jual beli jabatan Pj Kades dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kamis (25/11), dua anak Hasan diperiksa KPK.

Yakni, Dini Rahmania dan adiknya, Zulmi Noor Hasani. Keduanya diperiksa sebagai saksi di Mapolres Probolinggo Kota. Namun, tidak hanya mereka berdua yang diperiksa. Selain mereka, 11 saksi lain juga diperiksa di hari yang sama. Artinya, total ada 13 orang yang diperiksa kemarin.

Semua saksi yang diperiksa masih berkaitan dengan dugaan korupsi jual beli jabatan dan TPPU di Kabupaten Probolinggo. Keterangan saksi dihimpun untuk kepentingan pemeriksaan terhadap tersangka Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS).

“Kemarin sebanyak 13 saksi kami periksa. Pemeriksaan saksi terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021 dan TPPU dengan tersangka PTS,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Menurutnya, keseluruhan saksi yang dipanggil berasal dari unsur swasta, pensiunan, aparatur sipil negara, dan mahasiswi. Pemeriksaan dilakukan secara terpusat di Mapolres Probolinggo Kota.

Mereka yang diperiksa di antaranya, dua anak Hasan Aminuddin. Yakni, Zulmi Noor Hasani yang juga direktur PT Eksekutif, sekaligus wakil ketua Yayasan Hati. Juga Dini Rahmania yang juga Komisaris PT Salamah Amal Mulia, sekaligus bendahara Yayasan Hati.

MAYANGAN, Radar Bromo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memeriksa keluarga Hasan Aminuddin, salah satu tersangka korupsi jual beli jabatan Pj Kades dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kamis (25/11), dua anak Hasan diperiksa KPK.

Yakni, Dini Rahmania dan adiknya, Zulmi Noor Hasani. Keduanya diperiksa sebagai saksi di Mapolres Probolinggo Kota. Namun, tidak hanya mereka berdua yang diperiksa. Selain mereka, 11 saksi lain juga diperiksa di hari yang sama. Artinya, total ada 13 orang yang diperiksa kemarin.

Semua saksi yang diperiksa masih berkaitan dengan dugaan korupsi jual beli jabatan dan TPPU di Kabupaten Probolinggo. Keterangan saksi dihimpun untuk kepentingan pemeriksaan terhadap tersangka Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari (PTS).

“Kemarin sebanyak 13 saksi kami periksa. Pemeriksaan saksi terkait seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo tahun 2021 dan TPPU dengan tersangka PTS,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Menurutnya, keseluruhan saksi yang dipanggil berasal dari unsur swasta, pensiunan, aparatur sipil negara, dan mahasiswi. Pemeriksaan dilakukan secara terpusat di Mapolres Probolinggo Kota.

Mereka yang diperiksa di antaranya, dua anak Hasan Aminuddin. Yakni, Zulmi Noor Hasani yang juga direktur PT Eksekutif, sekaligus wakil ketua Yayasan Hati. Juga Dini Rahmania yang juga Komisaris PT Salamah Amal Mulia, sekaligus bendahara Yayasan Hati.

MOST READ

BERITA TERBARU

/