alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Dua Pemuda asal Malang-Probolinggo Tertangkap Bawa Puluhan Ribu Pil

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dua pekan tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi, Rizoaf Al Hasni, 40 dan Wahyu Firdaus, 25, harus berurusan dengan polisi. Mereka diamankan Satreskoba Polres Pasuruan Kota dengan barang bukti ribuan butir pil Trihexyphenidyl.

Rizoaf Al Hasni merupakan warga Kabupaten Malang. Sedangkan, Wahyu Firdaus, warga Kota Probolinggo. Kini, mereka ditahan di Mapolres Pasuruan Kota. Mereka dibekuk saat hendak menunggu pembeli di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jumat (22/10) sekitar pukul 21.18.

Penangkapan keduanya hasil pengembangan dari pembeli pil Trihexyphenidyl yang diamankan. “Sebelumnya ada saksi yang sempat kami amankan karena membawa botol plastik berisi 1.000 butir pil Trihexyphenidyl. Setelah diusut, ternyata pil itu didapatkan dari dua tersangka yang kami tangkap,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Kota AKP Komaruddin Arief.

Saat ditangkap, Rizoaf kedapatan membawa tas kresek hitam berisi empat botol plastik. Botol itu berisi 4.000 butir pil Thrixeyphenidyl.

Sementara, Wahyu Firdaus membawa sebuah kardus berisi 31 botol plastik. Botol itu berisi 31.000 butir pil Trihexyphenidyl.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku menjual sediaan farmasi untuk menambah penghasilan. Sudah dua pekan mereka tanpa izin mengedarkan pil. Mereka menjual satu botol berisi 1.000 butir pil seharga Rp 100 ribu.

“Mereka dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU Nomor 35/2009 tentang Kesehatan. Ancamannya bisa sampai 10 tahun penjara,” ujar Komaruddin. (riz/rud)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dua pekan tanpa izin mengedarkan sediaan farmasi, Rizoaf Al Hasni, 40 dan Wahyu Firdaus, 25, harus berurusan dengan polisi. Mereka diamankan Satreskoba Polres Pasuruan Kota dengan barang bukti ribuan butir pil Trihexyphenidyl.

Rizoaf Al Hasni merupakan warga Kabupaten Malang. Sedangkan, Wahyu Firdaus, warga Kota Probolinggo. Kini, mereka ditahan di Mapolres Pasuruan Kota. Mereka dibekuk saat hendak menunggu pembeli di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jumat (22/10) sekitar pukul 21.18.

Penangkapan keduanya hasil pengembangan dari pembeli pil Trihexyphenidyl yang diamankan. “Sebelumnya ada saksi yang sempat kami amankan karena membawa botol plastik berisi 1.000 butir pil Trihexyphenidyl. Setelah diusut, ternyata pil itu didapatkan dari dua tersangka yang kami tangkap,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Kota AKP Komaruddin Arief.

Saat ditangkap, Rizoaf kedapatan membawa tas kresek hitam berisi empat botol plastik. Botol itu berisi 4.000 butir pil Thrixeyphenidyl.

Sementara, Wahyu Firdaus membawa sebuah kardus berisi 31 botol plastik. Botol itu berisi 31.000 butir pil Trihexyphenidyl.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku menjual sediaan farmasi untuk menambah penghasilan. Sudah dua pekan mereka tanpa izin mengedarkan pil. Mereka menjual satu botol berisi 1.000 butir pil seharga Rp 100 ribu.

“Mereka dikenakan pasal 197 subsider pasal 196 UU Nomor 35/2009 tentang Kesehatan. Ancamannya bisa sampai 10 tahun penjara,” ujar Komaruddin. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/