Terlibat Curanmor di Pandaan, Warga Sukorejo Dibekuk, 2 Masih Buron

BANGIL, Radar Bromo – Nawawi, 30, warga Dusun Roamcan, Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji besi. Ia ditangkap polisi Senin (16/9) siang.

Penangkapan tersebut, bukan tanpa alasan. Nawawi disangka terlibat dalam aksi pencurian motor. Aksi pencurian itu berlangsung Senin (4/3). Korbannya adalah Sulaiman, 27, warga Perum Citra Asri Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan. Korban kehilangan motor Yamaha Mio nopol W 5781 SE miliknya saat diparkir di garasi rumah.

Kanitbuser Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Maryana menyampaikan, tersangka tidak beraksi sendirian. Ia menjalankan aksinya bersama dua rekannya yang lain. Mereka adalah H dan A yang kini masih menjadi buronan petugas.

Menurut Maryana, ketiganya mengendarai sebuah motor Yamaha Mio milik Nawawi untuk mencari sasaran. Hingga sampai di TKP, ketiganya berbagi tugas. “Tersangka Nawawi kebagian mengawasi sekitar TKP. Sementara dua rekannya, bertugas sebagai eksekutor,” terang Maryana.

Mereka menggondol motor korban setelah berhasil merusak kunci motor korban. Ketiganya kemudian kabur dan membawa motor korban ke rumah H. Di rumah itulah motor tersebut dibongkar untuk dijual. “Kejadiannya berlangsung sekitar pukul 05.00. Begitu mengetahui motornya hilang, korban melapor ke polisi,” jelasnya.

Atas laporan itulah, petugas kemudian bergerak melakukan penelusuran. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Karena Senin, 16 September 2019 kemudian, salah satu tersangka yakni Nawawi berhasil diringkus. “Pengakuannya, ia memperoleh bagian Rp 1,25 juta atas aksi pencurian tersebut,” imbuhnya.

Dalam penyidikan yang dilakukan, Nawawi, tak hanya sekali beraksi. Ia terlibat aksi pencurian di tempat lain. Yakni, di wilayah Pandaan dengan tiga unit motor yang digondol.

Karena ulahnya itulah, tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia pun diancam hukuman 7 tahun penjara. (one/mie)