alexametrics
28C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Maling Gondol 4 Burung di Kebonsari Kulon Bernilai Puluhan Juta

KANIGARAN,Radar Bromo – Ditinggal membeli cat air, rumah Muhammad Abdul Hafid, 31, warga Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, dibobol maling. Pencurian itu diketahui kemarin (25/8), sekitar pukul 12.00.

Dari rumah korban, maling menggondol empat burung. Hafid mengatakan, kawanan maling masuk rumahnya melalui jendela bagian depan. Pencurian itu kali pertama diketahui oleh istrinya, Lutfi, sekitar pukul 12.00. Padahal, sekitar sejam sebelumnya Lutfi beserta dua anaknya masih berada di rumah.

“Saya masuk pagi. Berangkat pukul 07.00 dan pulang pukul 14.00. Sekitar pukul 10.30, saya pulang untuk memberi makan burung dan langsung kembali ke IGD RSUD. Saat itu masih tidak terjadi apa-apa,” ujarnya.

Sekitar pukul 11.00, melalui pesan singkat istrinya memberitahunya jika akan keluar berserta dua anaknya untuk membeli cat air. Sekitar pukul 12.00, mereka sudah pulang. Saat itulah, Lutfi melihat salah satu jendela rumahnya rusak. serta, empat sangkar burung milik Hafid berada di bawah.

“Setelah ada kejadian itu, istri langsung menghubungi saya dan saya pulang. Ada empat burung yang dicuri. Di antaranya, ada jenis murai yang harganya sudah puluhan juta,” ujarnya.

Ia menduga pencurinya memahami burung. Sebab, ada sejumlah burung love bird, tapi tidak diambil. Pelaku hanya menggondol empat burung yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

“Tidak enak jika saya menyebutkan nominal. Yang jelas untuk satu burung jenis murai sudah ada yang nawar hingga puluhan juta. Tapi, memang belum saya lepas,” katanya.

Di lihat dari jejaknya, pelaku juga diduga berusaha mengambil televisi yang tertempel di dinding ruang tamunya. Satu sisi penyanggah televisinya sudah lepas. “Hanya saja yang baru berhasil dibuka paksa di sisi timur, yang barat belum,” ujarnya sembari menunjukan televisinya.

Hafid mengaku, kemarin akan melaporkan kejadian ini kepolisian. Namun, Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco mengatakan sampai kemarin sore belum mendapatkan laporan. Jika korban melapor, pihaknya akan berupaya menyelidikinya. “Saya belum terima laporan dari anggota. Nanti saya cari tahu dulu. Jika laporannya sudah masuk akan kami tindak lanjuti,” ujarnya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU