Kuli Bangunan asal Ngadimulyo Sukorejo Nyambi Edarkan Sabu

BANGIL, Radar Bromo – Hidup Adi Ismail, 25, warga Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan kini harus dilaluinya dari balik jeruji penjara. Ia diringkus anggota Satresnarkoba gara-gara menjadi pengedar sabu-sabu.

Padahal, ia sebenarnya memiliki pekerjaan. Yakni, jadi kuli bangunan. Namun, hasil dari kuli bangunan yang kurang, membuatnya nekat menjadi pengedar.

Namun, aksinya itu tepergok polisi yang memang sudah mengintainya. Ia pun akhirnya ditangkap saat baru saja menjalankan transaksi.

Adi ditangkap Sabtu siang (8/2), sekitar pukul 09.00. Penangkapan itu dilakukan saat tersangka baru saja menjual sabu-sabu. “Kami menangkapnya di depan sebuah ruko di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo. Saat itu ia baru saja menjual sabu-sabu,” ungkap Kasatresnarkoba Polres Pasuruan AKP Sugeng Prayitno.

Saat penangkapan itu, sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Selain sabu-sabu seberat 10,23 gram, petugas juga mengamankan handphone yang biasa digunakannya bertransaksi.

Bersama barang bukti yang ditemukan, tersangka kemudian digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk jalani pemeriksaan. Di hadapan petugas, tersangka tak bisa memungkiri dengan apa yang dilakukannya.

“Pengakuannya, baru sekali. Tapi kami tidak yakin jika melihat BB yang kami dapatkan,” bebernya saat mendampingi Kapolres.

Karena ulahnya itu, tersangka dijerat pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 20 tahun penjara. (one/mie)