alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Warga Branggah Lumbang Ini Sudah 8 Kali Beraksi Curi Umbi Porang  

LUMBANG, Radar Bromo-Porang alias lorkong menjadi primadona baru bagi sebagian petani di Kabupaten Probolinggo. Namun pencurinya juga makin meresahkan. Bahkan, belakangan kerap terjadi pencurian umbi porang di wilayah hukum Polsek Lumbang, Polres Probolinggo.

Syukur, salah satu tersangka pencurinya berhasil diamankan anggota Polsek Lumbang. Rabu (24/2) sore, polisi menangkap warga Dusun Kucur 1, Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Wawan, 24. Ia disangka mencuri porang milik Muna’i, 44, warga Dusun Kucur 2, Desa Branggah, Kecamatan Lumbang.

Kanit Reskrim Polsek Lumbang Bripka Dadang mengatakan, pencurian umbi porang belakangan meresahkan warga. Namun akhirnya pelakunya terungkap. Sebelumnya, tersangka pernah ditangkap polisi karena kasus serupa. Namun kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. “Tersangka residivis pencurian umbi porang. Tapi waktu itu diselesaikan secara kekeluargaan dan pembinaan,” katanya, kemarin.

Pencurian ini berawal dari laporan korban, Muna’i, Sabtu (20/2). Pagi itu korban mengetahui umbi porangnya banyak dicuri. Ada sekitar 800 pohon ubi porang yang raib. “Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 12.000.000,” katanya.

Berbekal laporan korban, Dadang mengaku terus menyelidiki pelakunya. Hasilnya, mengerucut kepada tersangka. Rabu (24/2) sore, pihaknya mendapatkan informasi tersangka berada di sebuah warung kopi di Desa Branggah. Saat itu juga, pihaknya membekuknya.

“Saat ditangkap tersangka sempat melawan. Namun saat diinterogasi, akhirnya mengaku telah mencuri umbi porang. Tersangka mengaku mencuri umbi porang itu sekitar pukul 19.00 bersama satu rekannya yang kini masuk DPO (daftar pencarian orang),” jelasnya.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, ada sepeda motor Honda Supra Fit yang digunakan pelaku ketika mencuri. Serta, 60 umbi porang. Sebab, umbi porang yang dicuri sebagian sudah dijual. “Dari pengakuan tersangka, pencurian umbi porang sudah dilakukan di 8 TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Dadang. (mas/rud)

 

LUMBANG, Radar Bromo-Porang alias lorkong menjadi primadona baru bagi sebagian petani di Kabupaten Probolinggo. Namun pencurinya juga makin meresahkan. Bahkan, belakangan kerap terjadi pencurian umbi porang di wilayah hukum Polsek Lumbang, Polres Probolinggo.

Syukur, salah satu tersangka pencurinya berhasil diamankan anggota Polsek Lumbang. Rabu (24/2) sore, polisi menangkap warga Dusun Kucur 1, Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Wawan, 24. Ia disangka mencuri porang milik Muna’i, 44, warga Dusun Kucur 2, Desa Branggah, Kecamatan Lumbang.

Kanit Reskrim Polsek Lumbang Bripka Dadang mengatakan, pencurian umbi porang belakangan meresahkan warga. Namun akhirnya pelakunya terungkap. Sebelumnya, tersangka pernah ditangkap polisi karena kasus serupa. Namun kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. “Tersangka residivis pencurian umbi porang. Tapi waktu itu diselesaikan secara kekeluargaan dan pembinaan,” katanya, kemarin.

Pencurian ini berawal dari laporan korban, Muna’i, Sabtu (20/2). Pagi itu korban mengetahui umbi porangnya banyak dicuri. Ada sekitar 800 pohon ubi porang yang raib. “Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 12.000.000,” katanya.

Berbekal laporan korban, Dadang mengaku terus menyelidiki pelakunya. Hasilnya, mengerucut kepada tersangka. Rabu (24/2) sore, pihaknya mendapatkan informasi tersangka berada di sebuah warung kopi di Desa Branggah. Saat itu juga, pihaknya membekuknya.

“Saat ditangkap tersangka sempat melawan. Namun saat diinterogasi, akhirnya mengaku telah mencuri umbi porang. Tersangka mengaku mencuri umbi porang itu sekitar pukul 19.00 bersama satu rekannya yang kini masuk DPO (daftar pencarian orang),” jelasnya.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, ada sepeda motor Honda Supra Fit yang digunakan pelaku ketika mencuri. Serta, 60 umbi porang. Sebab, umbi porang yang dicuri sebagian sudah dijual. “Dari pengakuan tersangka, pencurian umbi porang sudah dilakukan di 8 TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Dadang. (mas/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/