Nenek Asal Dringu Ditemukan Tewas di Tepi Laut, Diduga Bunuh Diri

DRINGU, Radar Bromo-Warga kawasan pesisir Desa/ Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Minggu pagi (26/1) dikejutkan dengan penemuan mayat di pantai. Mayat itu diidentifikasi sebagai Sanah, 56, warga Dusun Tambaksari Pesisir  RT 16/ RW 6, Desa/ Kecamatan Dringu.

Salim, 61, suami korban mengatakan, Sabtu malam (25/1), istrinya memang tak pulang. Ia mengaku pagi harinya sekitar pukul 07.30, melihat istrinya di tepi laut.

Mendapati hal itu, Salim bersama anak semata wayangnya lantas menarik korban. Lalu, membawa Sanah pulang ke rumah. Tapi, tak berselang lama usai di rumah, Sanah kembali pergi.

“Sabtu sore, saya sempat dengar Sanah ada di gardu dusun sebelah. Jadi, saya datangi dan mau bawa pulang. Tapi gak mau,” kata Salim.

Setelah itu, Salim pun pulang. Sampai malam hari, Sanah lantas tak pulang. Nah, Minggu pagi Sanah ditemukan tak bernyawa di tepi laut.

Dugaan awal, Sanah tewas usai bunuh diri dengan menceburkan diri ke laut. Diakui Salim, bukan kali ini saja istrinya mencoba bunuh diri.

“Iya memang pernah coba bunuh diri dua bulan lalu. Saat itu, istri saya melukai tangannya dengan silet dan sampai dilarikan ke Rumah Sakit Wonolangan,” terangnya.

Salim menyebut, istrinya memang alami depresi. Hal itu dipicu dengan kondisi ekonomi mereka yang kini agak kesulitan. Bila dulu mereka punya tambak dan sawah, saat ini semua sudah habis dijual.

Polisi sendiri sudah mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban. “Keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi. Karena, sudah menerima korban meninggal karena bunuh diri.

Tidak ada bekas penganiayaan pada tubuh korban,” ujar petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian. (mas/mie)