Usai Insiden Asusila di Kelas, Semua Siswa Akan Diterapi Psikososial

GRATI – Berbagai upaya akan dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologis korban siswi kelas 4 SD di wilayah timur Kabupaten Pasuruan yang dicabuli teman sekelas. Tak hanya korban, pelaku dan seluruh siswa juga perlu mendapat penanganan.

Sebab, aksi asusila itu dilakukan di dalam kelas. Serta disaksikan seluruh siswa kelas 4. Rencana penanganan itu seperti diungkapkan Pramudita Wulandari, Satuan Bakti Pekerja Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Pasuruan.

Pramudita menyebut, sejak awal pihak desa, kecamatan, serta Pokja Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPT PPA) kecamatan, sudah mendampingi anak-anak. Tak hanya korban yang mengalami trauma psikis, namun juga pelaku.

Lulis Irsyad Yusuf selaku ketua PPT PPA menurut Pramudita, juga berkoordinasi dalam proses penanganannya dengan melibatkan seluruh instansi terkait. Karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur yang masih memiliki masa depan, maka harus dipikirkan penyelesaian terbaiknya.

Korban jelas akan mendapat pendampingan dan dipantau perkembangan psikisnya. Termasuk melibatkan psikolog klinis khusus terapi korban kekerasan.

“Termasuk melakukan terapi psikososial bagi seluruh siswa di lingkungan sekolah tersebut dalam waktu dekat,” jelasnya. (riz/mie)