24.4 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Para Maling Bermobil Ini Terekam CCTV Curi Ban Serep Pikap di Ketapang

KADEMANGAN, Radar Bromo – Modal maling yang satu ini cukup besar. Mereka membawa Toyota Calya untuk melancarkan aksinya. Nyolong ban serep pikap. Korbannya, Alwardo Roy Martua, 26, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Ban serep pikapnya hilang ketika diparkir di depan tokonya sisi timur SPBU Ketapang, Kecamatan Kademangan, Rabu (21/9) malam. Aksi maling sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) tokonya.

Dari rekaman CCTV, diketahui pencurian terjadi sekitar pukul 22.15. Pelaku berjumlah tiga orang. Mereka mengendarai mobil Toyota Calya bernopol N 1041 SS.

Mereka datang dari utara. Sesampai di depan toko korban, berhenti. Salah satu pelaku yang duduk di bangku belakang sempat melihat situasi sekitar. Sementara, satu pelaku lainnya yang duduk di depan dekat pengemudi membongkar pikap. Mengambil ban serep dan memasukkannya ke mobil dan pergi ke selatan.

Alwardo mengaku baru mengetahui ban serep pikapnya hilang ketika hendak berbelanja ke Kota. Ketika melintas di Jalan Jalan Supriadi, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, mendengar ada suara berderik dari bagian belakang pikapnya.

“Setelah dicek, ternyata baut dan ban serepnya sudah tidak ada. Saya cepat-cepat pulang mengecek rekaman CCTV. Ternyata memang dicuri,” ujarnya, Sabtu (24/9).

KADEMANGAN, Radar Bromo – Modal maling yang satu ini cukup besar. Mereka membawa Toyota Calya untuk melancarkan aksinya. Nyolong ban serep pikap. Korbannya, Alwardo Roy Martua, 26, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Ban serep pikapnya hilang ketika diparkir di depan tokonya sisi timur SPBU Ketapang, Kecamatan Kademangan, Rabu (21/9) malam. Aksi maling sempat terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) tokonya.

Dari rekaman CCTV, diketahui pencurian terjadi sekitar pukul 22.15. Pelaku berjumlah tiga orang. Mereka mengendarai mobil Toyota Calya bernopol N 1041 SS.

Mereka datang dari utara. Sesampai di depan toko korban, berhenti. Salah satu pelaku yang duduk di bangku belakang sempat melihat situasi sekitar. Sementara, satu pelaku lainnya yang duduk di depan dekat pengemudi membongkar pikap. Mengambil ban serep dan memasukkannya ke mobil dan pergi ke selatan.

Alwardo mengaku baru mengetahui ban serep pikapnya hilang ketika hendak berbelanja ke Kota. Ketika melintas di Jalan Jalan Supriadi, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, mendengar ada suara berderik dari bagian belakang pikapnya.

“Setelah dicek, ternyata baut dan ban serepnya sudah tidak ada. Saya cepat-cepat pulang mengecek rekaman CCTV. Ternyata memang dicuri,” ujarnya, Sabtu (24/9).

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/