24.7 C
Probolinggo
Sunday, November 27, 2022

Diimingi Pekerjaan, Motor Warga Paiton Amblas setelah Dipinjam Pelaku

KADEMANGAN, Radar Bromo – Modus kejahatan semakin beragam. Salah satunya menipu korban dengan iming-iming pekerjaan. Seperti dialami warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Pria yang belum diketahui namanya itu harus kehilangan motor Yamaha N-Max. Jumat (23/9) siang, motor korban dibawa kabur pelaku yang tidak lama dikenal dan menawarkan pekerjaan.

Saat itu, korban datang bersama temannya dan pelaku ke Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ia mencari rumah kontrakan. Mereka bertiga berboncengan menggunakan motor milik korban.

Korban sempat melihat-lihat kondisi rumah. Mereka ditemui pemilik rumah dan hendak ngontrak selama dua tahun. Alasannya, agar lebih dekat dengan tempat kerjanya yang ditawarkan pelaku.

“Cuma tidak tahu pekerjaan apa. Katanya, dia (korban) warga Paiton. Dia mau ngontrak setelah dapat pekerjaan dari pria itu (pelaku),” ujar Imam Hambali, 28, anak pemilik rumah.

Tiba-tiba, mengaku lapar dan hendak membeli bakso. Ia meminjam motor korban. Ibu Imam Hambali, sempat menawarkan makan, tapi pelaku menolak. Alasannya, ingin makan bakso di salah satu warung di Jalan Soekarno-Hatta. Korban percaya dan memberikan kontak motornya.

KADEMANGAN, Radar Bromo – Modus kejahatan semakin beragam. Salah satunya menipu korban dengan iming-iming pekerjaan. Seperti dialami warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Pria yang belum diketahui namanya itu harus kehilangan motor Yamaha N-Max. Jumat (23/9) siang, motor korban dibawa kabur pelaku yang tidak lama dikenal dan menawarkan pekerjaan.

Saat itu, korban datang bersama temannya dan pelaku ke Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ia mencari rumah kontrakan. Mereka bertiga berboncengan menggunakan motor milik korban.

Korban sempat melihat-lihat kondisi rumah. Mereka ditemui pemilik rumah dan hendak ngontrak selama dua tahun. Alasannya, agar lebih dekat dengan tempat kerjanya yang ditawarkan pelaku.

“Cuma tidak tahu pekerjaan apa. Katanya, dia (korban) warga Paiton. Dia mau ngontrak setelah dapat pekerjaan dari pria itu (pelaku),” ujar Imam Hambali, 28, anak pemilik rumah.

Tiba-tiba, mengaku lapar dan hendak membeli bakso. Ia meminjam motor korban. Ibu Imam Hambali, sempat menawarkan makan, tapi pelaku menolak. Alasannya, ingin makan bakso di salah satu warung di Jalan Soekarno-Hatta. Korban percaya dan memberikan kontak motornya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/