alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Gara-gara Saluran TV-Radio, Dua Pria di Kota Pasuruan Dibacok Tetangga

PURWOREJO, Radar Bromo- Yonathan Popo, 30, dan Anthony Popo, 32, harus mendapatkan perawatan medis karena terkena sabetan parang. Kedua bersaudara yang tinggal Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan itu disabet perang tetangganya.

Pelakunya adalah Tong Sieng, 69. Keduanya dituduh merusak saluran televisi dan radio milik pelaku. Hingga muncul amarah pelaku yang membuat keduanya terluka.

Insiden penganiayaan itu terjadi Selasa (24/5) petang lalu. Bermula dari sebuah suara keras yang berasal dari halaman rumah Yonathan. Saat itu dia bersama Anthony Popo. Keduanya mencari asal suara yang ternyata berasal dari batu bata merah yang dilempar ke garasinya dan mengakibatkan kaca garasi retak.

Keduanya langsung berusaha mencari pelaku hingga keluar halaman. Keduanya saat itu melihat pelaku yang keluar rumah dengan membawa parang dan langsung menyerang Anthony.

Kemudian pelaku menyerangnya dua kali hingga mengenai kepala bagian kiri.

Anthony yang melihat itu berusaha mengambil parang pelaku. Ia mengambil dengan berupaya merebut parang dari pelaku. Tapi dia justru disabet dan tangan kanannya mengalami luka.

“Jadi tanpa basa basi langsung diserang dua orang ini. Karena itu mereka sama -sama luka,” kata AKP Endy Purwanto Kapolsek Purworejo.

Kapolsek menjepaslan, pihaknya langsung mendatangi lokasi ketika medapatkan laporan itu. Menurutnya, korban langsung dilarikan ke RSUD R Soedarsono. Sedangkan pelaku langsung diamankan ke polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, pelaku mengaku kesal karena korban merusak saluran radio dan televisi milik pelaku. “Pengakuannya katanya merusak saluran radio dan televisi. Tapi saya tanyakan buktinya ke pelaku, tidak ada,” ungkapnya.

Hal itu juga dikatakan oleh pelaku. Menurutnya, sudah lama korban merusak saluran televisi dan radionya. Sehingga ia kesal dan melakukan perbuatan itu. “Dia sering ganggu siaran televisi dan radio saya. Itu pakai aplikasi kayanya. Saya kesal terus terjadilah peristiwa itu, bawang itu parang,” kata Tong Sieng saat diperiksa di Polsek Purworejo.

Polisi terus mendalami kasus itu. Pelaku, saat ini masih berada dalam tahanan Polsek Purworejo. (sid/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo- Yonathan Popo, 30, dan Anthony Popo, 32, harus mendapatkan perawatan medis karena terkena sabetan parang. Kedua bersaudara yang tinggal Kelurahan/Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan itu disabet perang tetangganya.

Pelakunya adalah Tong Sieng, 69. Keduanya dituduh merusak saluran televisi dan radio milik pelaku. Hingga muncul amarah pelaku yang membuat keduanya terluka.

Insiden penganiayaan itu terjadi Selasa (24/5) petang lalu. Bermula dari sebuah suara keras yang berasal dari halaman rumah Yonathan. Saat itu dia bersama Anthony Popo. Keduanya mencari asal suara yang ternyata berasal dari batu bata merah yang dilempar ke garasinya dan mengakibatkan kaca garasi retak.

Keduanya langsung berusaha mencari pelaku hingga keluar halaman. Keduanya saat itu melihat pelaku yang keluar rumah dengan membawa parang dan langsung menyerang Anthony.

Kemudian pelaku menyerangnya dua kali hingga mengenai kepala bagian kiri.

Anthony yang melihat itu berusaha mengambil parang pelaku. Ia mengambil dengan berupaya merebut parang dari pelaku. Tapi dia justru disabet dan tangan kanannya mengalami luka.

“Jadi tanpa basa basi langsung diserang dua orang ini. Karena itu mereka sama -sama luka,” kata AKP Endy Purwanto Kapolsek Purworejo.

Kapolsek menjepaslan, pihaknya langsung mendatangi lokasi ketika medapatkan laporan itu. Menurutnya, korban langsung dilarikan ke RSUD R Soedarsono. Sedangkan pelaku langsung diamankan ke polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saat dimintai keterangan oleh polisi, pelaku mengaku kesal karena korban merusak saluran radio dan televisi milik pelaku. “Pengakuannya katanya merusak saluran radio dan televisi. Tapi saya tanyakan buktinya ke pelaku, tidak ada,” ungkapnya.

Hal itu juga dikatakan oleh pelaku. Menurutnya, sudah lama korban merusak saluran televisi dan radionya. Sehingga ia kesal dan melakukan perbuatan itu. “Dia sering ganggu siaran televisi dan radio saya. Itu pakai aplikasi kayanya. Saya kesal terus terjadilah peristiwa itu, bawang itu parang,” kata Tong Sieng saat diperiksa di Polsek Purworejo.

Polisi terus mendalami kasus itu. Pelaku, saat ini masih berada dalam tahanan Polsek Purworejo. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/