alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Marak Pencurian, Polres Probolinggo Bentuk Tim Khusus

PAJARAKAN, Radar Bromo – Aksi kriminal curat, curwan, dan curanmor atau 3C yang terus terjadi, menjadi perhatian serius Polres Probolinggo. Untuk menekan angka kriminalitas ini, Polres Probolinggo membentuk tim khusus.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rahmad Ridho Satrio mengatakan, tim dibentuk untuk mengungkap kasus yang terjadi. Juga untuk menekan angka kejahatannya.

Tim khusus ini terdiri atas anggota Opsnal dan penyidik Polres Probolinggo. Mereka nantinya digabung dan berkoordinasi untuk bahu membahu mengungkap kasus.

Menurutnya, tim ini memiliki beberapa tugas utama. Yaitu, mengungkap kasus pencurian yang baru dilaporkan, mengungkap pelaku yang masuk DPO, dan mengembangkan kasus yang sudah berjalan. Selain itu, mengungkap tersangka lain atau TKP lain yang pernah dilakukan pelaku.

“Tim khusus ini beranggota delapan orang. Mereka akan bergerak cepat apabila menerima laporan atau mendapat informasi perkara pencurian,” katanya.

Tim ini, menurutnya, juga memiliki kemampuan penguasaan wilayah dengan strategi jitu yang sudah disusun. Juga dapat menemukan barang curian atau pelakunya.

Tim khusus yang dipimpin langsung Kasat Reskrim ini tidak boleh hanya terpaku pada informasi yang masuk. Melainkan juga menggunakan metode penyelidikan, penyidikan, atau temuan yang mencurigakan. Jika ada temuan mencurigakan, maka tim khusus itu langsung bergerak cepat. “Sekecil apapun informasi yang didapat akan terus dikembangkan sampai mengerucut pada pelaku,” bebernya.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Aksi kriminal curat, curwan, dan curanmor atau 3C yang terus terjadi, menjadi perhatian serius Polres Probolinggo. Untuk menekan angka kriminalitas ini, Polres Probolinggo membentuk tim khusus.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rahmad Ridho Satrio mengatakan, tim dibentuk untuk mengungkap kasus yang terjadi. Juga untuk menekan angka kejahatannya.

Tim khusus ini terdiri atas anggota Opsnal dan penyidik Polres Probolinggo. Mereka nantinya digabung dan berkoordinasi untuk bahu membahu mengungkap kasus.

Menurutnya, tim ini memiliki beberapa tugas utama. Yaitu, mengungkap kasus pencurian yang baru dilaporkan, mengungkap pelaku yang masuk DPO, dan mengembangkan kasus yang sudah berjalan. Selain itu, mengungkap tersangka lain atau TKP lain yang pernah dilakukan pelaku.

“Tim khusus ini beranggota delapan orang. Mereka akan bergerak cepat apabila menerima laporan atau mendapat informasi perkara pencurian,” katanya.

Tim ini, menurutnya, juga memiliki kemampuan penguasaan wilayah dengan strategi jitu yang sudah disusun. Juga dapat menemukan barang curian atau pelakunya.

Tim khusus yang dipimpin langsung Kasat Reskrim ini tidak boleh hanya terpaku pada informasi yang masuk. Melainkan juga menggunakan metode penyelidikan, penyidikan, atau temuan yang mencurigakan. Jika ada temuan mencurigakan, maka tim khusus itu langsung bergerak cepat. “Sekecil apapun informasi yang didapat akan terus dikembangkan sampai mengerucut pada pelaku,” bebernya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/