alexametrics
24C
Probolinggo
Monday, 18 January 2021

Masih Ada Hubungan Keluarga, Perkara Pelaku Curanmor Ini Distop

LECES,Radar Bromo – Proses hukum percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah warung kopi di Pertigaan Jalan Raya Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, tidak dilanjutkan. Sebab, korban Sunadin, 60, tidak berkenan membuat laporan polisi. Alasannya, pelaku, Dimas Abdi Sapta, 28, masih kerabat korban.

Selain itu, diduga, saat beraksi Dimas dalam pengaruh pil koplo. Ia tidak sadar dan ucapannya ngelantur. “Terduga Dimas ke lokasi membawa motor, dipikir motor korban adalah motor milik terduga. Kami juga temukan motor terduga berupa Honda Scoopy,” ujar Kanit Reskrim Polsek Leces, Bripka Eko Aprianto.

Eko mengatakan, belum cukup bukti untuk menjadikan Dimas sebagai tersangka curanmor. Ia juga belum membawa kabur motor korban. Rumah kunci motor korban juga masih utuh alias tidak rusak. “Kejadian itu masih percobaan dan dari hasil penyelidikan belum kuat mengarah pada aksi pencurian motor,” jelasnya.

Di sisi lain, korban juga tidak bersedia membuat laporan polisi. Ia memilih menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Sebab, Dimas masih ada hubungan kerabat dengan korban. “Kami serahkan pada kedua pihak keluarga untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Karena dalam kejadian ini juga tidak ada kerugian,” ujarnya.

Diketahui, Minggu (22/11) pagi, terjadi percobaan curanmor di warung tepi di Pertigaan Jalan Raya Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Pelaku yang tertangkap basah mencuri motor pemilik warung berhasil diamankan. Bahkan, pelaku, Dimas Abdi Sapta, sempat diamuk massa.

Tak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek Leces, merapat ke lokasi kejadian. Warga Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, itu langsung digiring ke Mapolsek. (mas/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU