alexametrics
25C
Probolinggo
Saturday, 16 January 2021

Disidang, 2 Muncikari di Prigen Didenda Rp 15 Juta

BANGIL, Radar Bromo – Dua warga Prigen yang diduga jadi muncikari, dimejahijaukan Senin (23/11). Mereka menjalani persidangan, lantaran diduga terlibat dalam perdagangan orang.

Kedua orang yang diduga mucikari itu, adalah SA dan K. Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana menguraikan, keduanya berhasil diseret ke pengadilan, setelah pihaknya melakukan pengembangan atas operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan sebelumnya.

Pada 11 November lalu, korps penegak perda menggelar razia di kawasan Prigen. Sebanyak 16 PSK berhasil digaruk. Para PSK itu, sudah menjalani sidang tipiring di Mako Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Dari penangkapan belasan PSK itu, pihaknya melakukan pengembangan. Hasilnya, 2 orang yang diduga berprofesi sebagai muncikari, berhasil diidentifikasi.

“Pada hari saat belasan PSK disidangkan, kedua orang yang diduga muncikari itu, tidak hadir. Akhirnya, kami kirimkan surat panggilan, agar mereka hadir di sidang, hari ini (kemarin, red)” timpalnya.

Sidang itu sendiri digelar di PN Bangil. Pelaksanaan sidang dipimpin oleh Amirul, selaku ketua majelis hakim. Dalam sidang tersebut, kedua orang yang diduga muncikari, dijerat pasal 14 huruf C perda nomor 3 tahun 2017 tentang penanggulangan pelacuran.

Hasilnya, masing-masing orang divonis denda Rp 15 juta. Bila tidak membayar, mereka bisa menggantinya dengan kurungan badan, selama 2 bulan. Vonis tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tuntutan JPU, sebesar Rp 10 juta.

“Jadi, selain vonis terhadap dua orang yang diduga muncikari, sidang tersebut juga memvonis penjual minuman beralkohol, yang juga sempat terazia. Pedagang minuman beralkohol berinisial N itu, divonis denda Rp 5 juta subsider 7 hari kurungan,” bebernya. (one/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU