alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pelaku Pembunuhan Pemuda Lekok Spontan Keluarkan Celurit usai Cekcok

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Polisi terus mendalami penganiayaan hingga membuat Rozali, 20, tewas. Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menerangkan, pembacokan itu didorong karena rasa sakit hati tersangka Fh. Ia mengaku pernah dipukul oleh korban beberapa waktu lalu.

Dari situ tersangka Fh, 17, mengajak 2 tersangka lainnya. Yakni Roni, 18 dan Fr, 17, mencari korban untuk mengklarifikasi. Salah satunya tersangka Roni yang membawa celurit.

“Pada saat klarifikasi, spontanitas tersangka karena ada cekcok lalu mengeluarkan celurit dan menganiaya korban dengan cara membacoknya,” jelas Slamet.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Pembacokan Pemuda Lekok di Warung Kopi dekat Alun-alun

Perwira polisi dengan tiga setrip di bahu itu memastikan para tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian. “Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit,” paparnya.

Terpisah, penasihat hukum tersangka, Lisa Andarwati memastikan akan mendampingi tersangka selama penyidikan. “Kami akan dampingi para tersangka sesuai KUHAP pasal 56,” tuturnya.

Lisa juga belum memastikan apakah akan mengajukan upaya penangguhan penahanan ketiga tersangka. “Nanti kami pertimbangkan dulu karena kasusnya seperti ini,” tandasnya. (tom/mie)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Polisi terus mendalami penganiayaan hingga membuat Rozali, 20, tewas. Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menerangkan, pembacokan itu didorong karena rasa sakit hati tersangka Fh. Ia mengaku pernah dipukul oleh korban beberapa waktu lalu.

Dari situ tersangka Fh, 17, mengajak 2 tersangka lainnya. Yakni Roni, 18 dan Fr, 17, mencari korban untuk mengklarifikasi. Salah satunya tersangka Roni yang membawa celurit.

“Pada saat klarifikasi, spontanitas tersangka karena ada cekcok lalu mengeluarkan celurit dan menganiaya korban dengan cara membacoknya,” jelas Slamet.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Pembacokan Pemuda Lekok di Warung Kopi dekat Alun-alun

Perwira polisi dengan tiga setrip di bahu itu memastikan para tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian. “Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit,” paparnya.

Terpisah, penasihat hukum tersangka, Lisa Andarwati memastikan akan mendampingi tersangka selama penyidikan. “Kami akan dampingi para tersangka sesuai KUHAP pasal 56,” tuturnya.

Lisa juga belum memastikan apakah akan mengajukan upaya penangguhan penahanan ketiga tersangka. “Nanti kami pertimbangkan dulu karena kasusnya seperti ini,” tandasnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/