alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

KPK Geledah Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan usai melakukan operasi tangkap tangn (OTT) Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, mantan anggota DPR RI Hasan Aminuddin. Usai sehari sebelumnya menggeledah kantor PUPR di Kraksaan, Jumat (24/9) KPK mendatangi Mal Pelaynan Publik (MPP) di Dringu.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tim KPK datang ke kantor MPP yang merupakan bekas bangunan kantor Pemkab lama itu sekitar pukul 09.00. Kantor MPP pun turut dijaga petugas kepolisian. Tak ada pegawai atau pun pengunjung yang boleh keluar-masuk gedung setempat.

Kondisi itu sempat dikeluhkan sejumlah pengunjung. Sebab, ada pengunjung yang hendak aktifkan NIK KTP, tidak boleh masuk. Bahkan pengunjung yang sudah selesai pengurusan di kantor MPP, juga tidak boleh keluar.

“Pak, saya mau aktifkan KTP saya. KTP saya baru, tapi NIK hanya harus di aktifkan ke dispenduk capil,” kata pria pada petugas penjaga di pintu masuk sisi barat.

SIAGA: Petugas kepolisian berjaga di pintu masuk dan keluar areal gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Namun, penjelasan apapun tidak membuat petugas memberikan izin masuk. “Itu orang-orang yang di dalam iti juga gak boleh keluar,” kata seorang petugas polri yang nampak masih muda itu.

Baru sekitar pukul 11.45, gerbang pintu keluar dibuka dan dipersilahkan bagi yang ingin keluar. Namun gerbang pintu masuk Sisi Barat tetap tertutup dan dilarang bagi yang hendak masuk.

Terlihat di halaman tengah MPP, petugas tim KPK Tengah melakukan penggeledahan sejumlah kantor di lantai 2 Gedung MPP. Sekitar pukul 11.55, terlihat petugas KPK membawa sejumlah nasi kotak ke lantai dua. Diperkirakan nasi kotak itu untuk makan siang petugas KPK yang ikut dalam penggledahan.

Setidaknya ada 8 mobil tim KPK yang masuk ke gedung MPP. Belasan personel tim KPK dan 4 anggota sabhara Polres Probolinggo dilibatkan dalam pengamanan selama penggledahan. (mas/mie)

DRINGU, Radar Bromo-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan usai melakukan operasi tangkap tangn (OTT) Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, mantan anggota DPR RI Hasan Aminuddin. Usai sehari sebelumnya menggeledah kantor PUPR di Kraksaan, Jumat (24/9) KPK mendatangi Mal Pelaynan Publik (MPP) di Dringu.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, tim KPK datang ke kantor MPP yang merupakan bekas bangunan kantor Pemkab lama itu sekitar pukul 09.00. Kantor MPP pun turut dijaga petugas kepolisian. Tak ada pegawai atau pun pengunjung yang boleh keluar-masuk gedung setempat.

Kondisi itu sempat dikeluhkan sejumlah pengunjung. Sebab, ada pengunjung yang hendak aktifkan NIK KTP, tidak boleh masuk. Bahkan pengunjung yang sudah selesai pengurusan di kantor MPP, juga tidak boleh keluar.

“Pak, saya mau aktifkan KTP saya. KTP saya baru, tapi NIK hanya harus di aktifkan ke dispenduk capil,” kata pria pada petugas penjaga di pintu masuk sisi barat.

SIAGA: Petugas kepolisian berjaga di pintu masuk dan keluar areal gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo. (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

Namun, penjelasan apapun tidak membuat petugas memberikan izin masuk. “Itu orang-orang yang di dalam iti juga gak boleh keluar,” kata seorang petugas polri yang nampak masih muda itu.

Baru sekitar pukul 11.45, gerbang pintu keluar dibuka dan dipersilahkan bagi yang ingin keluar. Namun gerbang pintu masuk Sisi Barat tetap tertutup dan dilarang bagi yang hendak masuk.

Terlihat di halaman tengah MPP, petugas tim KPK Tengah melakukan penggeledahan sejumlah kantor di lantai 2 Gedung MPP. Sekitar pukul 11.55, terlihat petugas KPK membawa sejumlah nasi kotak ke lantai dua. Diperkirakan nasi kotak itu untuk makan siang petugas KPK yang ikut dalam penggledahan.

Setidaknya ada 8 mobil tim KPK yang masuk ke gedung MPP. Belasan personel tim KPK dan 4 anggota sabhara Polres Probolinggo dilibatkan dalam pengamanan selama penggledahan. (mas/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU