Gondol Motor Majikan asal Tejowangi, Pemuda Dibekuk

PURWOSARI – Kepercayaan Joko Prawito, 41, warga Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, dinodai pembantunya, Irawan, 21. Warga Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang dipercaya mengantarkan dan memjemput anaknya itu berkhianat.

Penghianatan ini mengantarkan Irawan ke balik jeruji besi tahanan Mapolsek Purwosari. Pria yang selama ini tinggal di Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, itu dibekuk polisi setelah menggelapkan sepeda motor milik majikannya, Joko Prawito.

Tak hanya motor, tersangka juga menggondol sejumlah uang dan handphone milik Joko. Oleh tersangka, sepeda motor Honda Beat bernopol N 2496 TCK itu telah dijual kepada warga Kecamatan Sukorejo, lengkap dengan STNK dan BPKB-nya.

“Jumat (21/9), pelaku melakukan penggelapan motor korban. Sabtu (22/9), kami amankan pelakunya saat berada di rumah saudaranya di Gerbo, Purwodadi,” ujar Kanitreskrim Polsek Purwosari Aiptu Inong Ponco.

Penggelapan motor ini dilakukan tersangka seorang diri. Menurut Inong, selama ini antara korban dan tersangka sama-sama sudah kenal. Sejak sekitar sebulan terakhir, tersangka bekerja kepada korban. Saban hari, dia bertugas mengantar dan menjemput anak korban ke sekolah.

Nah, kegiatan antar-jemput ini menggunakan sepeda motor milik korban. Pagi dibawa dan sorenya dikembalikan. “Saat menggembalikan motor itulah niat jahat pelaku muncul. Sesampai di rumah korban, pemilik rumah tidak ada. Akhirnya, dengan mudah pelaku mengambil STNK dan BPKB motor Honda Beat itu. Dia juga mengambil handphone dan uang korban,” ujar Inong.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 14 juta. Bersama tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya ada uang Rp 4,3 juta, sebuah jam tangan, dan sebuah dompet. “Tersangka kami jerat dengan pasal 362 subsider pasal 372 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara,” ujarnya. (zal/rud/mie)