Simpan Sabu di Baju Taqwa, Warga Pendil di Banyuanyar Diciduk

PAJARAKAN – Yus Yunus, 41, warga Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Kanupaten Probolinggo tahun ini tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarganya. Itu, karena ia ditangkap pihak kepolisian. Masalahnya, yakni lantara ia kedapatan miliki sabu-sabu (SS).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan Yus Yunus dilakukan Senin (20/5) dini hari. Ia diamankan saat berada di jalan umum tepatnya depan Polsek Tegalsiwalan.

Iptu Sujilan, Kasat Narkoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat. “Kami tidak langsung melakukan terhadap pelaku. Tetapi, kami menyelidiki terlebih dulu terkait informasi tersebut, ” ujarnya saat dikonfirmasi.

TURUT DIAMANKAN: Barang bukti yang ikut disita dari Yus Yunus. (Foto: Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Setelah informasi didapat, pihaknya langsung merencanakan penangkapan. Petugas membututi pelaku dan kemudian langsung diamankan dan dibawa ke mapolres. “Saat kami tangkap pelaku tidak melawan. Sehingga kemudian kami bawa ke mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut, ” jelasnya.

Selain berhasil menangkap pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,60 gram, 1 buah baju taqwa warna coklat yang didalam sakunya terdapat 1paket berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis SS, 3 buah korek api gas, dua buah ponsel dan uang tunai sebanyak Rp 189.000.

“Semuanya kami amankan. Kami akan terus melakukan penangkan terhadap para pelaku yang menyalah gunakan narkotika ini,” tandasnya. (sid/fun)