alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Friday, 20 May 2022

Buntut Ricuh di Kantor DPRD Kota Probolinggo, Wakil LSM Diperiksa 4 Jam

MAYANGAN, Radar Bromo – Insiden ribut-ribut di Kantor DPRD Kota Probolinggo Senin (14/2), berbuntut. Polisi kini mendalami pelaporan pencemaran nama baik oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib.

Rabu (23/2), Polres Probolinggo Kota memanggil Wali Kota Lira Prasetyo Eko Karso untuk dimintai keterangan. Eko datang bersama perwakilan aliansi dan biro hukum Lira Kota Probolinggo ke Mapolres Probolinggo Kota sekitar pukul 12.00 di Jalan dr Moh Saleh.

Pemeriksaan dilakukan selama empat jam. Hingga pukul 16.00.

Biro Hukum Lira Kota Probolinggo Fariji mengungkapkan, penyidik meminta klarifikasi terkait isi dalam berita acara penyelidikan. Sebab, ada pernyataan dari Ketua DPRD Mujib bahwa aliansi LSM menyebut maling pada anggota dewan.

Kantor DPRD yang disegel oleh aliansi LSM 14 Februari lalu (Dok. Radar Bromo)

Pihaknya menjelaskan kepada penyidik, bahwa maling itu memiliki multitafsir. Maling bisa diartikan mereka yang tidak masuk kerja. Atau bisa juga diartikan mereka tidak bekerja sesuai tanggung jawab. Sehingga, bila kata maling disebut sebagai pencemaran nama baik, itu dinilai kurang tepat.

“Itu spontanitas. Karena kekecewaan tidak ada anggota dewan saat aliansi LSM datang. Dan, rakyat mengumpat pada wakilnya itu wajar, karena mereka itu perwakilan masyarakat,” ungkap Fariji.

Fariji mengaku, tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan melapor balik kepada Polres Probolinggo Kota. Alasannya, pelaporan itu dinilai tidak masuk akal. Apalagi tidak ada kerugian baik materiil atau inmateriil yang dialami oleh dewan.

MAYANGAN, Radar Bromo – Insiden ribut-ribut di Kantor DPRD Kota Probolinggo Senin (14/2), berbuntut. Polisi kini mendalami pelaporan pencemaran nama baik oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib.

Rabu (23/2), Polres Probolinggo Kota memanggil Wali Kota Lira Prasetyo Eko Karso untuk dimintai keterangan. Eko datang bersama perwakilan aliansi dan biro hukum Lira Kota Probolinggo ke Mapolres Probolinggo Kota sekitar pukul 12.00 di Jalan dr Moh Saleh.

Pemeriksaan dilakukan selama empat jam. Hingga pukul 16.00.

Biro Hukum Lira Kota Probolinggo Fariji mengungkapkan, penyidik meminta klarifikasi terkait isi dalam berita acara penyelidikan. Sebab, ada pernyataan dari Ketua DPRD Mujib bahwa aliansi LSM menyebut maling pada anggota dewan.

Kantor DPRD yang disegel oleh aliansi LSM 14 Februari lalu (Dok. Radar Bromo)

Pihaknya menjelaskan kepada penyidik, bahwa maling itu memiliki multitafsir. Maling bisa diartikan mereka yang tidak masuk kerja. Atau bisa juga diartikan mereka tidak bekerja sesuai tanggung jawab. Sehingga, bila kata maling disebut sebagai pencemaran nama baik, itu dinilai kurang tepat.

“Itu spontanitas. Karena kekecewaan tidak ada anggota dewan saat aliansi LSM datang. Dan, rakyat mengumpat pada wakilnya itu wajar, karena mereka itu perwakilan masyarakat,” ungkap Fariji.

Fariji mengaku, tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan melapor balik kepada Polres Probolinggo Kota. Alasannya, pelaporan itu dinilai tidak masuk akal. Apalagi tidak ada kerugian baik materiil atau inmateriil yang dialami oleh dewan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/