alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Jemur Pakaian Depan Rumah, Kalung Pelajar asal Kebonsari Dijambret

KANIGARAN, Radar Bromo – Seorang pelajar SMK di Kota Probolinggo, Rina Primadhani, 16, harus kehilangan kalungnya. Minggu (23/1), remaja asal Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, itu menjadi korban jambret.

Penjambretan itu terjadi ketika korban membantu ibunya, Supiatun, 49, menjemur pakaian. Supiatun mengaku, sekitar pukul 07.30, bersama korban menjemur pakaian di depan rumahnya. Tepat di pinggir Jalan Ahmad Dahlan.

Tiba-tiba dari utara ada dua orang pria bertubuh tinggi besar. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Tak disangka, kedua pria yang berboncengan itu memepet korban dan langsung menarik kalung emas seharga Rp 2.775.000.

“Anak saya ada di samping saya. Jaraknya sekitar satu meter dari saya. Tiba-tiba ada dua orang pria dengan wajah tertutup helm dan masker mepet anak saya yang tengah berdiri untuk menjemur baju,” ujarnya.

Dari motornya, pelaku langsung narik kalung korban. Berhasil, mereka langsung tancap gas ke selatan. Mendapati itu, korban bersama ibu meneriaki pelaku jambret. Sayang, pagi itu masih sepi, sehingga tidak ada warga membantu korban mengejar pelaku.

Gak ada yang tahu. Tetangga keluar setelah pelaku hilang. Yang ditemukan mainannya saja, terjatuh,” ujarnya.

Sedangkan, korban mengaku mengira orang yang menggunakan motor dan memepetnya itu saudaranya, sehingga ia tidak curiga. “Ketika ditarik saya sempat pegang dan putus. Jadi yang terjatuh mainannya saja. Kalungnya dibawa pelaku,” tambahnya.

KANIGARAN, Radar Bromo – Seorang pelajar SMK di Kota Probolinggo, Rina Primadhani, 16, harus kehilangan kalungnya. Minggu (23/1), remaja asal Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, itu menjadi korban jambret.

Penjambretan itu terjadi ketika korban membantu ibunya, Supiatun, 49, menjemur pakaian. Supiatun mengaku, sekitar pukul 07.30, bersama korban menjemur pakaian di depan rumahnya. Tepat di pinggir Jalan Ahmad Dahlan.

Tiba-tiba dari utara ada dua orang pria bertubuh tinggi besar. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Tak disangka, kedua pria yang berboncengan itu memepet korban dan langsung menarik kalung emas seharga Rp 2.775.000.

“Anak saya ada di samping saya. Jaraknya sekitar satu meter dari saya. Tiba-tiba ada dua orang pria dengan wajah tertutup helm dan masker mepet anak saya yang tengah berdiri untuk menjemur baju,” ujarnya.

Dari motornya, pelaku langsung narik kalung korban. Berhasil, mereka langsung tancap gas ke selatan. Mendapati itu, korban bersama ibu meneriaki pelaku jambret. Sayang, pagi itu masih sepi, sehingga tidak ada warga membantu korban mengejar pelaku.

Gak ada yang tahu. Tetangga keluar setelah pelaku hilang. Yang ditemukan mainannya saja, terjatuh,” ujarnya.

Sedangkan, korban mengaku mengira orang yang menggunakan motor dan memepetnya itu saudaranya, sehingga ia tidak curiga. “Ketika ditarik saya sempat pegang dan putus. Jadi yang terjatuh mainannya saja. Kalungnya dibawa pelaku,” tambahnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/