alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Jatanras Satreskrim Kejar Pasutri Pelaku Pengeroyokan

SUKOREJO, Radar Bromo – Pasangan suami istri (pasutri) Didik Wahyono, 54 dan Kholifah Wisan, 54, tak akan bisa hidup tenang. Pasutri asal Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, itu diburu polisi. Bahkan, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mereka diburu setelah menganiaya Yudianto, 28, warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Selasa (18/1), korban yang seorang penagih utang dikeroyok.

Pengeroyokan itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Unit Reskrim Polsek Sukorejo tak sendiri memburu mereka. Melainkan melibatkan Tim Jatanras dari Satreskrim Polres Pasuruan.

Tagih Utang, Kepala Dipukul Palu Pasutri di Glagahsari Sukorejo

“Pasutri pelaku pengeroyokan korban penagih utang belum tertangkap. Kami masih terus menyelidikinya,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Wachid S. Arief.

Kini, penyidik masih fokus mengejar para pelaku di sekitaran Kabupaten Pasuruan dan Malang. Sesuai alamatnya, mereka berasal dari Kabupaten Malang.

SUKOREJO, Radar Bromo – Pasangan suami istri (pasutri) Didik Wahyono, 54 dan Kholifah Wisan, 54, tak akan bisa hidup tenang. Pasutri asal Desa Tangkilsari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, itu diburu polisi. Bahkan, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mereka diburu setelah menganiaya Yudianto, 28, warga Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Selasa (18/1), korban yang seorang penagih utang dikeroyok.

Pengeroyokan itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Unit Reskrim Polsek Sukorejo tak sendiri memburu mereka. Melainkan melibatkan Tim Jatanras dari Satreskrim Polres Pasuruan.

Tagih Utang, Kepala Dipukul Palu Pasutri di Glagahsari Sukorejo

“Pasutri pelaku pengeroyokan korban penagih utang belum tertangkap. Kami masih terus menyelidikinya,” ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Iptu Wachid S. Arief.

Kini, penyidik masih fokus mengejar para pelaku di sekitaran Kabupaten Pasuruan dan Malang. Sesuai alamatnya, mereka berasal dari Kabupaten Malang.

MOST READ

BERITA TERBARU

/