alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Mangkrak, Pipa Proyek SPAM di Duren Gading Pun Dicuri

GADING, Radar Bromo– Proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) dari Pemprov Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo lama terbengkalai. Rabu (22/6), pipa SPAM di Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, raib digondol maling.

Kepala Unit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Krucil Sukri mengatakan, aksi pencurian pipa SPAM itu baru diketahui Rabu (22/6) pagi. Setelah diperiksa, ternyata ada pipa dan alat SPAM yang raib. Yaitu, elbow dan gate valve. “Pipa SPAM itu ada hilang dicuri. Kami sudah lapor ke Polsek Gading,” ujarnya.

Sukri mnegatakan, pipa SPAM itu milik Pemprov Jawa Timur. Sampai saat ini belum diserahkan ke Pemkab Probolinggo. Namun, Pemprov menitipkannya ke PDAM Kabupaten Probolinggo. Karena itu, pihaknya berupaya menjaganya. Termasuk melaporkan ke kepolisian saat ada kemalingan.

“Pipa SPAM itu belum berfungsi. Sekarang statusnya masih dititipkan ke PDAM Kabupaten Probolinggo. Ke depan, ada rencana untuk difungsikan. Tapi, sudah ada pipa dan alat yang hilang,” terangnya.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng Riyadi membenarkan adanya laporan PDAM Kabupaten Probolinggo terkait pencurian pipa dan alat SPAM di Desa Duren. Ia mengaku belum dapat memastikan nilai kerugian akibat kejadian ini. Sebab, pelapor belum menyerahkan bukti kepemilikan dan bukti kuitansi pembelian barang yang hilang.

“Kami sudah tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Kami masih selidiki kasus pencurian itu,” katanya.

Diketahui, proyek SPAM ini menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar dan digarap sejak 2015. Pipanisasi air ini sangat diharapkan dan dibutuhkan warga. Namun, sejauh ini belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

GADING, Radar Bromo– Proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) dari Pemprov Jawa Timur di Kabupaten Probolinggo lama terbengkalai. Rabu (22/6), pipa SPAM di Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, raib digondol maling.

Kepala Unit Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Krucil Sukri mengatakan, aksi pencurian pipa SPAM itu baru diketahui Rabu (22/6) pagi. Setelah diperiksa, ternyata ada pipa dan alat SPAM yang raib. Yaitu, elbow dan gate valve. “Pipa SPAM itu ada hilang dicuri. Kami sudah lapor ke Polsek Gading,” ujarnya.

Sukri mnegatakan, pipa SPAM itu milik Pemprov Jawa Timur. Sampai saat ini belum diserahkan ke Pemkab Probolinggo. Namun, Pemprov menitipkannya ke PDAM Kabupaten Probolinggo. Karena itu, pihaknya berupaya menjaganya. Termasuk melaporkan ke kepolisian saat ada kemalingan.

“Pipa SPAM itu belum berfungsi. Sekarang statusnya masih dititipkan ke PDAM Kabupaten Probolinggo. Ke depan, ada rencana untuk difungsikan. Tapi, sudah ada pipa dan alat yang hilang,” terangnya.

Kapolsek Gading Iptu Sugeng Riyadi membenarkan adanya laporan PDAM Kabupaten Probolinggo terkait pencurian pipa dan alat SPAM di Desa Duren. Ia mengaku belum dapat memastikan nilai kerugian akibat kejadian ini. Sebab, pelapor belum menyerahkan bukti kepemilikan dan bukti kuitansi pembelian barang yang hilang.

“Kami sudah tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Kami masih selidiki kasus pencurian itu,” katanya.

Diketahui, proyek SPAM ini menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar dan digarap sejak 2015. Pipanisasi air ini sangat diharapkan dan dibutuhkan warga. Namun, sejauh ini belum bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

MOST READ

BERITA TERBARU

/