alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Amankan Ribuan Pil dari Pengedar di Paiton, Ditangkap Berawal dari Laporan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masyarakat di Kabupaten Probolinggo yang resah akan peredaran narkoba kini bisa mudah melapor. Hanya cukup telepon, petugas bisa langsung menyisiri lokasi. Bahkan langsung mengamankan pelakunya, jika memang terbukti.

Seperti yang belum lama dilakukan Satreskoba Polres Probolinggo. Jumat (20/5) lalu, polisi membekuk Rendi Eko Prasetyo 26. Pria asal Dusun Krajan, Desa Paiton, Kecamatan Paiton, itu kedapatan mengedarkan pil obat keras berbahaya (okerbaya) Jumat (20/5) lalu.

Rendi dibekuk Satresnarkoba bersama ribuan pil jenis Dextromethorphan di rumahnya. Rendi sendiri sebelumnya dilaporkan masyarakat, yang resah karena kerap mengedarkan pil di lingkungan sekitarnya.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, penangkapan Rendi bermula dari adanya informasi masyarakat, yang melapor melalui ‘Program Halo Pak Kapolres’. Dalam laporannya, masyarakat mencurigai adanya pengedar pil di wilayah Paiton.

Berbekal informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Probolinggo melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya Jumat malam, petugas melakukan penggerebekan dirumah tersangka.

“Dari pengakuan tersangka, dia tidak dapat mengelak setelah didapati ribuan pil okerbaya siap edar didalam rumah tersangka,” kata kapolres, Minggu (22/5).

Setelah dihitung petugas, jumlah pil okerbaya milik tersangka totalnya ada 1.288 butir pil warna kuning jenis Dextromethorphan. Ribuan pil itu siap edar dan sudah dikemas dalam empat belas paket berisi masing masing 35 butir dengan jumlah 490 butir. Serta 57 paket berisi masing masing 14 butir dengan jumlah 798 butir.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masyarakat di Kabupaten Probolinggo yang resah akan peredaran narkoba kini bisa mudah melapor. Hanya cukup telepon, petugas bisa langsung menyisiri lokasi. Bahkan langsung mengamankan pelakunya, jika memang terbukti.

Seperti yang belum lama dilakukan Satreskoba Polres Probolinggo. Jumat (20/5) lalu, polisi membekuk Rendi Eko Prasetyo 26. Pria asal Dusun Krajan, Desa Paiton, Kecamatan Paiton, itu kedapatan mengedarkan pil obat keras berbahaya (okerbaya) Jumat (20/5) lalu.

Rendi dibekuk Satresnarkoba bersama ribuan pil jenis Dextromethorphan di rumahnya. Rendi sendiri sebelumnya dilaporkan masyarakat, yang resah karena kerap mengedarkan pil di lingkungan sekitarnya.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, penangkapan Rendi bermula dari adanya informasi masyarakat, yang melapor melalui ‘Program Halo Pak Kapolres’. Dalam laporannya, masyarakat mencurigai adanya pengedar pil di wilayah Paiton.

Berbekal informasi tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Probolinggo melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya Jumat malam, petugas melakukan penggerebekan dirumah tersangka.

“Dari pengakuan tersangka, dia tidak dapat mengelak setelah didapati ribuan pil okerbaya siap edar didalam rumah tersangka,” kata kapolres, Minggu (22/5).

Setelah dihitung petugas, jumlah pil okerbaya milik tersangka totalnya ada 1.288 butir pil warna kuning jenis Dextromethorphan. Ribuan pil itu siap edar dan sudah dikemas dalam empat belas paket berisi masing masing 35 butir dengan jumlah 490 butir. Serta 57 paket berisi masing masing 14 butir dengan jumlah 798 butir.

MOST READ

BERITA TERBARU

/