alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Melahirkan tanpa Bantuan, Janda asal Grati Buang Bayi di Kali

PASURUAN, Radar Bromo-FKN, 25, tak menyangka aksi kejahatannya bakalan tercium oleh polisi. Janda dua anak yang tega membuang mayat anak ketiganya di sungai itu, kini harus melewati hari-harinya di sel tahanan Mapolres Pasuruan Kota.

Kemarin (22/4), Polres Pasuruan Kota memamerkan pelaku pembuangan bayi itu kepada awak media. FKN yang sebagian rambutnya dicat merah itu mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Ia hanya bisa menunduk. Menghindari sorotan awak media.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap pelaku setelah melakukan serangkaian penyidikan. Terkait penemuan mayat bayi di Sungai Kedawung, Kecamatan Grati, 27 Maret lalu.

FKN diamankan di rumahnya sendiri pada Minggu (18/4). “Pelaku kami amankan setelah pulang ke rumahnya. Sebelumnya pelaku kabur,” kata perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Mantan Kapolres Probolinggo Kota itu lantas menjelaskan, kronologi pembuangan bayi malang itu. FKN melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu seorang diri.

Ia melahirkan disebuah bangunan bank sampah di desanya, yakni masuk Dusun Krawan, Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Ia melahirkan dengan cara jongkok.

“Itu (proses persalinan) terjadi pada Jumat (25/3). Karena melahirkan berjongkok, bayinya saat lahir langsung terjatuh,” ujar Jauhari.

PASURUAN, Radar Bromo-FKN, 25, tak menyangka aksi kejahatannya bakalan tercium oleh polisi. Janda dua anak yang tega membuang mayat anak ketiganya di sungai itu, kini harus melewati hari-harinya di sel tahanan Mapolres Pasuruan Kota.

Kemarin (22/4), Polres Pasuruan Kota memamerkan pelaku pembuangan bayi itu kepada awak media. FKN yang sebagian rambutnya dicat merah itu mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Ia hanya bisa menunduk. Menghindari sorotan awak media.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pihaknya melakukan penangkapan terhadap pelaku setelah melakukan serangkaian penyidikan. Terkait penemuan mayat bayi di Sungai Kedawung, Kecamatan Grati, 27 Maret lalu.

FKN diamankan di rumahnya sendiri pada Minggu (18/4). “Pelaku kami amankan setelah pulang ke rumahnya. Sebelumnya pelaku kabur,” kata perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Mantan Kapolres Probolinggo Kota itu lantas menjelaskan, kronologi pembuangan bayi malang itu. FKN melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu seorang diri.

Ia melahirkan disebuah bangunan bank sampah di desanya, yakni masuk Dusun Krawan, Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Ia melahirkan dengan cara jongkok.

“Itu (proses persalinan) terjadi pada Jumat (25/3). Karena melahirkan berjongkok, bayinya saat lahir langsung terjatuh,” ujar Jauhari.

MOST READ

BERITA TERBARU

/