alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Cekcok di WA Berujung Bacokan di Randuputih Dringu, 1 Ditangkap-1 Dirawat

DRINGU, Radar Bromo-Cekcok di chat WhatsApp berujung bacokan. Satu korban harus mendapat perawatan intensif di RS. Sementara satu orang lagi harus digelandang ke sel tahanan. Tak bisa lebaran bareng keluarga.

Aksi bacokan itu terjadi di teras rumah warga Dusun krajan RT 5/ RW 2, Desa Randuputih, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Selasa malam (21/3) sekitar pukul 23.30.

Yang jadi korbannya adalah Moh Babul Poyyan, warga Dusun Krajan  RT 05/ RW 02 Desa Randuputih, Dringu, Kabupaten Probolinggo. Awalnya, ia chat di WA dengan Solu Hartono, 22 asal Dusun Pesisir, Desa Randuputih, Kecamatan Dringu.

Dalam chat WA itu, Babul dan Solu terlibat cekcok. “Dari situ mereka bilang akan bertemu untuk duel,” kata Kapolsek Dringu AKP Muhammad Dugel.

Dari obrolan di chat WA yang memanas itu, Solu yang terpancing emosi memutuskan untuk datang ke rumah Babul dengan jalan kaki. Ia saat itu sudah membawa celurit.

Di teras rumah Babul itu, keduanya terlibat cekcok mulut hingga berujung bacokan. Babul pun lantas disabet celurit beberapa kali. Mengenai samping kiri atas telinga. Lengan tangan kanan, lengan tangan kiri dan lutut sebelah kanan. Atas Kejadian itu, Babul Mengalami Luka robek dan berdarah. Solu, langsung pergi.

Tak berselang lama, petugas kepolisian datang.  Babul lantas dibawa ke RSU Wonolangan. Lantaran lukanya parah, ia dirujuk ke RSUD dr Moh Saleh, Kota Probolinggo. Saat itulah, Babul menyatakan dengan terbata-bata bahwa yang membacoknya adalah Solu.

Dari keterangan itu, polisi pun lantas mencari keberadaan Solu. Selasa dinihari (22/3), Solu berhasil diamankan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti celurit yang digunakan untuk membacok Babul. Solu lantas digelandang ke sel Mapolsek Dringu. (mas/mie)

DRINGU, Radar Bromo-Cekcok di chat WhatsApp berujung bacokan. Satu korban harus mendapat perawatan intensif di RS. Sementara satu orang lagi harus digelandang ke sel tahanan. Tak bisa lebaran bareng keluarga.

Aksi bacokan itu terjadi di teras rumah warga Dusun krajan RT 5/ RW 2, Desa Randuputih, Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Selasa malam (21/3) sekitar pukul 23.30.

Yang jadi korbannya adalah Moh Babul Poyyan, warga Dusun Krajan  RT 05/ RW 02 Desa Randuputih, Dringu, Kabupaten Probolinggo. Awalnya, ia chat di WA dengan Solu Hartono, 22 asal Dusun Pesisir, Desa Randuputih, Kecamatan Dringu.

Dalam chat WA itu, Babul dan Solu terlibat cekcok. “Dari situ mereka bilang akan bertemu untuk duel,” kata Kapolsek Dringu AKP Muhammad Dugel.

Dari obrolan di chat WA yang memanas itu, Solu yang terpancing emosi memutuskan untuk datang ke rumah Babul dengan jalan kaki. Ia saat itu sudah membawa celurit.

Di teras rumah Babul itu, keduanya terlibat cekcok mulut hingga berujung bacokan. Babul pun lantas disabet celurit beberapa kali. Mengenai samping kiri atas telinga. Lengan tangan kanan, lengan tangan kiri dan lutut sebelah kanan. Atas Kejadian itu, Babul Mengalami Luka robek dan berdarah. Solu, langsung pergi.

Tak berselang lama, petugas kepolisian datang.  Babul lantas dibawa ke RSU Wonolangan. Lantaran lukanya parah, ia dirujuk ke RSUD dr Moh Saleh, Kota Probolinggo. Saat itulah, Babul menyatakan dengan terbata-bata bahwa yang membacoknya adalah Solu.

Dari keterangan itu, polisi pun lantas mencari keberadaan Solu. Selasa dinihari (22/3), Solu berhasil diamankan. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti celurit yang digunakan untuk membacok Babul. Solu lantas digelandang ke sel Mapolsek Dringu. (mas/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/