alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Siswi SMP di Bangil yang Depresi usai Diperkosa Dirawat di RSJ

BANGIL, Radar Bromo – Polres Pasuruan belum menangkap pemuda yang diduga telah menyetubuhi Melati (samaran), siswi SMP yang kini dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Bocah 14 tahun itu depresi akibat dicekoki miras dan pil, lalu dinodai.

Laporan kasus persetubuhan terhadap anak itu dilayangkan keluarga Melati pada Kamis (17/2). Namun, sampai saat ini, pelakunya belum diproses. Kuasa hukum keluarga Melati, Wahyu Nugraha, mempertanyakan tindak lanjut polisi atas laporan kliennya.

Menurut dia, seharusnya, polisi bisa dengan mudah meringkus pemuda itu sekarang. Sebab, kalau terlambat, pelaku bisa saja menghilangkan jejak atau barang bukti. ”Kami harap kepolisian segera mengusut dan menangkap pelakunya,” ujarnya.

Kenalan di Sosmed, Siswi SMP di Bangil Diperkosa sampai Depresi

Wahyu menegaskan, persetubuhan yang menimpa bocah Melati itu jelas telah memicu trauma korban. Sebab, sampai sekarang, korban menderita depresi berat. Dia harus menjalani perawatan di RSJ Lawang. Keluarganya pun juga sedih dan trauma. Melihat kondisi putri mereka yang telah menderita masalah kejiwaan.

”Perbuatan pelaku dinilai keluarga sudah merampas masa depan korban,” tambah Wahyu. Keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.

Diberitakan sebelumnya, Melati, menjadi korban persetubuhan. Pelakunya, diduga Alf, 19, teman laki-lakinya. Keduanya berkenalan melalui media sosial hingga akrab. Alf lantas mengajak korban jalan-jalan ke Prigen. Di sana, Alf membawa korban ke vila. Di vila itulah, Melati dicekoki miras. Bahkan, dikasih pil koplo kehilangan kesadaran.

BANGIL, Radar Bromo – Polres Pasuruan belum menangkap pemuda yang diduga telah menyetubuhi Melati (samaran), siswi SMP yang kini dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Bocah 14 tahun itu depresi akibat dicekoki miras dan pil, lalu dinodai.

Laporan kasus persetubuhan terhadap anak itu dilayangkan keluarga Melati pada Kamis (17/2). Namun, sampai saat ini, pelakunya belum diproses. Kuasa hukum keluarga Melati, Wahyu Nugraha, mempertanyakan tindak lanjut polisi atas laporan kliennya.

Menurut dia, seharusnya, polisi bisa dengan mudah meringkus pemuda itu sekarang. Sebab, kalau terlambat, pelaku bisa saja menghilangkan jejak atau barang bukti. ”Kami harap kepolisian segera mengusut dan menangkap pelakunya,” ujarnya.

Kenalan di Sosmed, Siswi SMP di Bangil Diperkosa sampai Depresi

Wahyu menegaskan, persetubuhan yang menimpa bocah Melati itu jelas telah memicu trauma korban. Sebab, sampai sekarang, korban menderita depresi berat. Dia harus menjalani perawatan di RSJ Lawang. Keluarganya pun juga sedih dan trauma. Melihat kondisi putri mereka yang telah menderita masalah kejiwaan.

”Perbuatan pelaku dinilai keluarga sudah merampas masa depan korban,” tambah Wahyu. Keluarga berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.

Diberitakan sebelumnya, Melati, menjadi korban persetubuhan. Pelakunya, diduga Alf, 19, teman laki-lakinya. Keduanya berkenalan melalui media sosial hingga akrab. Alf lantas mengajak korban jalan-jalan ke Prigen. Di sana, Alf membawa korban ke vila. Di vila itulah, Melati dicekoki miras. Bahkan, dikasih pil koplo kehilangan kesadaran.

MOST READ

BERITA TERBARU

/