alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 4 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Warga Kebonsari Wetan Probolinggo Curi Kotak Amal di Grati

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRATI, Radar Bromo – Yudik Biantoro, 40, kini harus meringkuk di balik jeruji tahanan. Warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran itu dibekuk lantaran membobol warung di Grati pada Sabtu (20/2) dini hari. Yudik nekat membobol warung milik Farid, 27, warga Desa Ranuklindungan, Grati. Sebuah kotak amal berisi uang tunai dibawa kabur oleh pelaku.

Namun aksinya ini diketahui korban. Korban bersama adiknya, M. Khodri, 25, lantas mengejar pelaku yang kabur menggunakan motor. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, pelaku akhirnya tertangkap di dekat exit tol Grati. Dia lantas diamankan ke Mapolsek Grati

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan, sebelum pencurian terjadi korban menutup warung miliknya sekitar pukul 02.00. Warung itu terletak di sebelah timur warung nasi milik ibunya, Suarti.

Korban lantas pulang ke rumah ibunya dan tidur di sana. Sekitar pukul 02.30, korban mendengar suara pintu dicongkel. Dan beberapa menit kemudian, terdengar bunyi motor melaju.

Korban pun langsung keluar rumah. Saat itulah dia melihat pintu warung miliknya dalam kondisi terbuka sedikit. Sementara engsel gembok dalam kondisi rusak.

Korban bersama adiknya lantas mengejar pelaku dengan berboncengan motor. Sempat terjadi kejar-kejaranantara korban dan pelaku. Sesampai di depan warung ayam bakar H. Amin, korban berhasil mengejar motor pelaku.

Korban pun menendang pelaku hingga terjatuh dari motornya. Saat terjatuh itu, pelaku membuang sejumlah barang. Antara lain, satu buah linggis kecil, dua bungkus kopi, helm warna merah, sejumlah uang kertas, sisir warna unggu, dan sepasang sarung tangan warna kombinasi biru, hitam, dan putih.

Setelah membuang barang-barang tersebut, pelaku berdiri dan kembali kabur mengendarai motor ke arah barat. Lalu sampai di depan RSUD Grati, pelaku membuang sejumlah uang di saku celananya.

Korban terus mengejar pelaku bersama warga hingga sampai di simpang tiga exit Tol Grati. Di sini, pelaku sempat terjatuh. Saat itulah, korban dan warga berhasil menangkap pelaku.

Pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsek Grati beserta sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit motor Honda Beat warna hitam Nopol N 3833 WE; sebuah linggis sepanjang 25 sentimeter; sebuah kotak amal musala balai desa berisi uang logam sebesar Rp 7.500; kotak amal pembangunan Ponpes Salafiyah AL Hamid berisi uang logam sebesar Rp 26.500 dan uang kertas sebesar Rp 101.000; serta dua bungkus kopi.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 ribu. Kini pelaku ditahan di Mapolsek Grati dan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Ia beralasan karena faktor ekonomi,” sebut Endy. (riz/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRATI, Radar Bromo – Yudik Biantoro, 40, kini harus meringkuk di balik jeruji tahanan. Warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran itu dibekuk lantaran membobol warung di Grati pada Sabtu (20/2) dini hari. Yudik nekat membobol warung milik Farid, 27, warga Desa Ranuklindungan, Grati. Sebuah kotak amal berisi uang tunai dibawa kabur oleh pelaku.

Namun aksinya ini diketahui korban. Korban bersama adiknya, M. Khodri, 25, lantas mengejar pelaku yang kabur menggunakan motor. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, pelaku akhirnya tertangkap di dekat exit tol Grati. Dia lantas diamankan ke Mapolsek Grati

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan, sebelum pencurian terjadi korban menutup warung miliknya sekitar pukul 02.00. Warung itu terletak di sebelah timur warung nasi milik ibunya, Suarti.

Mobile_AP_Half Page

Korban lantas pulang ke rumah ibunya dan tidur di sana. Sekitar pukul 02.30, korban mendengar suara pintu dicongkel. Dan beberapa menit kemudian, terdengar bunyi motor melaju.

Korban pun langsung keluar rumah. Saat itulah dia melihat pintu warung miliknya dalam kondisi terbuka sedikit. Sementara engsel gembok dalam kondisi rusak.

Korban bersama adiknya lantas mengejar pelaku dengan berboncengan motor. Sempat terjadi kejar-kejaranantara korban dan pelaku. Sesampai di depan warung ayam bakar H. Amin, korban berhasil mengejar motor pelaku.

Korban pun menendang pelaku hingga terjatuh dari motornya. Saat terjatuh itu, pelaku membuang sejumlah barang. Antara lain, satu buah linggis kecil, dua bungkus kopi, helm warna merah, sejumlah uang kertas, sisir warna unggu, dan sepasang sarung tangan warna kombinasi biru, hitam, dan putih.

Setelah membuang barang-barang tersebut, pelaku berdiri dan kembali kabur mengendarai motor ke arah barat. Lalu sampai di depan RSUD Grati, pelaku membuang sejumlah uang di saku celananya.

Korban terus mengejar pelaku bersama warga hingga sampai di simpang tiga exit Tol Grati. Di sini, pelaku sempat terjatuh. Saat itulah, korban dan warga berhasil menangkap pelaku.

Pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsek Grati beserta sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit motor Honda Beat warna hitam Nopol N 3833 WE; sebuah linggis sepanjang 25 sentimeter; sebuah kotak amal musala balai desa berisi uang logam sebesar Rp 7.500; kotak amal pembangunan Ponpes Salafiyah AL Hamid berisi uang logam sebesar Rp 26.500 dan uang kertas sebesar Rp 101.000; serta dua bungkus kopi.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 ribu. Kini pelaku ditahan di Mapolsek Grati dan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Ia beralasan karena faktor ekonomi,” sebut Endy. (riz/hn/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2