Mencuri di Tempat Kerja, Sekuriti Taman Dayu asal Prigen Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo – Sebagai seorang sekuriti, Sutikno, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, ini seharusnya bisa menjaga keamanan. Namun kenyataannya, lelaki 49 tahun itu justru “menggrogoti” besi milik perusahaan tempatnya bekerja.

Gara-gara ulahnya itulah, Sutikno harus berurusan dengan polisi. Ia diringkus setelah pihak Taman Dayu melaporkannya ke polisi. Polisi yang melakukan penyelidikan, berhasil menangkapnya, Selasa (14/1) siang.

Tersangka tidak ditahan sendirian. Karena rekannya, Wiroto, 34, warga Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, turut diciduk. Tukang parkir Taman Dayu itu ikut ditangkap lantaran menjadi penadah barang curian.

Wakapolres Pasuruan AKP Hendy Kurniawan mengungkapkan, keduanya ditangkap atas dugaan pencurian dan penadahan besi pagar BRC milik Taman Dayu. Aksi pencurian besi pagar itu bertahap.

Pertama, pelaku Sutikno melancarkan aksinya pada 10 Juli 2019 dengan mengambil sebanyak delapan lonjor besi. Selanjutnya, ia kembali melancarkan aksi serupa pada 24 Juli 2019.

Waktu itu, ada empat lonjor besi pagar yang diembatnya. “Modusnya, pelaku mengambil pikap saat jaga malam. Ia kemudian mendatangi lokasi dan mengambil besi-besi tersebut,” terang Hendy.

Besi-besi itu kemudian dijual kepada Wiroto. Dengan harga Rp 100 ribu per kilogramnya. Sehingga, Sutikno bisa memeroleh Rp 1,2 juta dari pencurian besi tersebut.

Tindak pencurian itu baru diketahui pihak Taman Dayu, Senin, 19 Agustus 2019. Pihak Taman Dayu pun kemudian mengadukan ke polisi. Dari laporan itulah, petugas bergerak melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan itu, petugas mendapati titik terang. Yakni, aksi pencurian itu dilakukan oleh pihak satpam setempat. “Begitu kami memperoleh titik terang, tersangka diamankan,” sampainya.

Menurut Hendy, petugas menangkap Sutikno, Selasa 14 Januari 2020 sekitar pukul 12.00 di tepi jalan Karangjati, Kecamatan Pandaan. Dari penangkapan itu, petugas melakukan pengembangan. Hingga akhirnya kasus pencurian besi tersebut mengarah ke penadahnya.

Tak tunggu lama, petugas akhirnya menangkap penadah besi tersebut, Wiroto sekitar pukul 17.00 kemudian. Keduanya kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan.

Kepada petugas, tersangka tak berkilah. Sutikno beralasan, untuk menambah penghasilan. Kini, karena ulahnya itu tersangka Sutikno dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman 7 tahun penjara. Sementara rekannya, Wiroto dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman bisa lima tahun penjara. (one/mie)