Usai Pesta Miras di Pilang, Anjal Ini Hajar Teman Sendiri

KADEMANGAN – Perseteruan antara anak jalanan (anjal) kembali terjadi di Kota Probolinggo. Selasa (20/11) malam, salah seorang anjal berinisial Dn, 14, harus dilarikan ke rumah sakit karena alami luka di kepalanya.

Dia dianiaya temannya yang berinisial NF, 19. Penganiayaan itu terjadi di sekitar SPBU Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, sekitar pukul 22.30.

Ceritanya, malam itu korban yang warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, itu berpesta minuman keras (miras) bersama sejumlah temannya, termasuk pelaku NF, 19.

Beberapa saat pesta miras berlangsung, korban dan pelaku terlibat cekcok. Akibat pengaruh miras, adu mulut itu berujung pada perkelahian. Ternyata, pelaku yang merupakan warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, itu membawa senjata jenis siung babi.

Berbekal senjata itu, pelaku melukai korban. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala bagian belakang sisi kiri. Darah segar mengucur deras dan membuat korban roboh tak berdaya.

Mendapati itu, pelaku langsung kabur. Sedangkan, rekan-rekannya membawa korban ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.

Di rumah sakit, korban belum bisa dimintai keterangan banyak. Ia hanya menyebut yang menganiayanya temanya sendiri. Selain itu, saat dirinya dibawa ke rumah sakit, pelaku masih berada di lokasi kejadian.

“Sebelumnya kami minum (pesta miras), terus tiba-tiba bertengkar. Setelah berkelahi, dia membawa senjata. Saat saya dibawa ke sini (rumah sakit), dia masih di lokasi,” ujarnya.

Adanya penganiayaan ini sampai ke telinga polisi. Tak sampai 1 x 24 jam, pelaku berhasil diringkus. Pelaku mengaku menganiaya korban karena korban membuat onar saat sedang pesta miras. “Dia resek ketika sedang minum,” ujar NF.

Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanti mengatakan, pelaku diamankan di rumahnya di Dusun Bengkingan, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu. Dari sana, dia digelandang ke Mapolresta. “Dari pengakuan pelaku, saat itu pelaku bersama teman lainnya dan korban sedang pesta miras di depan SPBU Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang,” ujarnya.

Saat pesta miras, korban mulai bertingkah atau berbuat onar. Karenanya, pelaku menganiaya korban dengan menusukkan siung babi miliknya. “Korban yang tak berdaya langsung dilarikan ke rumah sakit oleh temannya,” ujar Nanang.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa siung babi milik NF. Rabu pukul 19.00, pelaku masih periksa penyidik Satreskrim Polresta. “Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” ujarnya. (rpd/rud)