alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Maling Sapi Merangkap Curanmor Dibekuk saat Tidur, Asalnya Puspo-Pasrepan

BANGIL, Radar Bromo – Sudah tahu Redjono perlu bertahu-tahun untuk memelihara sapinya sejak pedet (anakan). Setelah sapi jadi babon (indukan), dicuri begitu saja oleh tiga maling kurang ajar ini. Polisi pun meringkus dua di antara tiga maling itu. Orang Puspo dan Pasrepan.

Dua pencuri sapi itu diketahui bernama Dedik Irawan, 26, warga Kemiri, Kecamatan Puspo dan Fajar Rokib, 36, warga Ampelsari, Kecamatan Pasrepan.  Satu lagi berisial S masih dikejar.

Dedik dan Fajar disergap saat terlelap tidur di rumah masing-masing pada Selasa (19/4) dini hari. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto menyatakan, sapi yang digondol itu milik Redjono, 54, warga Palangsari, Kecamatan Puspo.

Pencurian sapi itu dilakukan Sabtu (19/3) dini hari. Tiga pelaku mendatangi kandang sapi Redjono yang berada tak jauh dari rumah korban. ”Mereka berangkat bertiga, jalan kaki,” terang Adhi kemarin (21/4).

Saat berada di lokasi, mereka berbagi peran. Dedik bagian mengawasi situasi. Fajar dan S menjadi eksekutor dengan membobol kandang tersebut. Mereka merusak kandang sapi yang terbuat dari bambu.

Pelaku kemudian memotong tali pengikat sapi. Selanjutnya, membawa sapi tersebut ke hutan, lalu menjualnya kepada pembeli berinisial M senilai Rp 9 juta.  Hasilnya mereka bagi bertiga.

Pagi harinya, Redjono kaget. Sapinya amblas. Tidak mungkin sapi itu tiba-tiba kabur. Sebab, kandang sudah ditutup rapat. Hubungan antara Redjono dengan sapinya pun baik-baik saja. ”Sekitar pukul 05.00, sapinya sudah hilang,” tambah Adhi.

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas bergerak menelusuri jejak kawanan maling tersebut. Keterangan dikumpulkan. Petunjuk-petunjuk didapatkan. Semua mengarah ke komplotan Dedik dan Fajar. Akhirnya, polisi meringkus keduanya. Mereka diinterogasi.

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku tidak hanya sekali itu beraksi. Mereka pernah melakukan berbagai kejahatan. Misalnya, dua kali mencuri motor di wilayah Tutur. Dedik dan Fajar pun terancam hukuman 5 tahun penjara.  (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Sudah tahu Redjono perlu bertahu-tahun untuk memelihara sapinya sejak pedet (anakan). Setelah sapi jadi babon (indukan), dicuri begitu saja oleh tiga maling kurang ajar ini. Polisi pun meringkus dua di antara tiga maling itu. Orang Puspo dan Pasrepan.

Dua pencuri sapi itu diketahui bernama Dedik Irawan, 26, warga Kemiri, Kecamatan Puspo dan Fajar Rokib, 36, warga Ampelsari, Kecamatan Pasrepan.  Satu lagi berisial S masih dikejar.

Dedik dan Fajar disergap saat terlelap tidur di rumah masing-masing pada Selasa (19/4) dini hari. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto menyatakan, sapi yang digondol itu milik Redjono, 54, warga Palangsari, Kecamatan Puspo.

Pencurian sapi itu dilakukan Sabtu (19/3) dini hari. Tiga pelaku mendatangi kandang sapi Redjono yang berada tak jauh dari rumah korban. ”Mereka berangkat bertiga, jalan kaki,” terang Adhi kemarin (21/4).

Saat berada di lokasi, mereka berbagi peran. Dedik bagian mengawasi situasi. Fajar dan S menjadi eksekutor dengan membobol kandang tersebut. Mereka merusak kandang sapi yang terbuat dari bambu.

Pelaku kemudian memotong tali pengikat sapi. Selanjutnya, membawa sapi tersebut ke hutan, lalu menjualnya kepada pembeli berinisial M senilai Rp 9 juta.  Hasilnya mereka bagi bertiga.

Pagi harinya, Redjono kaget. Sapinya amblas. Tidak mungkin sapi itu tiba-tiba kabur. Sebab, kandang sudah ditutup rapat. Hubungan antara Redjono dengan sapinya pun baik-baik saja. ”Sekitar pukul 05.00, sapinya sudah hilang,” tambah Adhi.

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas bergerak menelusuri jejak kawanan maling tersebut. Keterangan dikumpulkan. Petunjuk-petunjuk didapatkan. Semua mengarah ke komplotan Dedik dan Fajar. Akhirnya, polisi meringkus keduanya. Mereka diinterogasi.

Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku tidak hanya sekali itu beraksi. Mereka pernah melakukan berbagai kejahatan. Misalnya, dua kali mencuri motor di wilayah Tutur. Dedik dan Fajar pun terancam hukuman 5 tahun penjara.  (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/