alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Kasus Korupsi ADD-DD, Kades-Bendahara Kemirisewu Pandaan Ditahan

Dana kurang lebih Rp 240 juta, diduga telah digunakan tidak sebagaimana mestinya. Dugaan itu bahkan sempat membuat warga ngamuk. Mereka melurug kantor desa setempat pada 7 April 2021.

Mereka mempertanyakan penggunaan DD dan ADD setempat. Sejak itu pula, pihak kepolisian mendalami kasus itu. Dari hasil penelusuran, kasus yang semula masuk ranah penyelidikan itu naik ke penyidikan mendekati akhir 2021.

Hingga dalam perkembangannya, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dan menahannya sejak Jumat (18/2). Keduanya yakni Rifai selaku kades dan Yusuf selaku bendahara.

Belum ada konfirmasi dari Rifai dan Yusuf. Namun, Rifai sebelumnya mengklaim bahwa semua penggunaan DD di desanya pada 2020 sudah transparan. Beberapa kegiatan yang dilakukan selama ini sudah disampaikan ke warga. Salah satunya pengadaan sarana dan prasana cuci tangan. (one/hn)

Dana kurang lebih Rp 240 juta, diduga telah digunakan tidak sebagaimana mestinya. Dugaan itu bahkan sempat membuat warga ngamuk. Mereka melurug kantor desa setempat pada 7 April 2021.

Mereka mempertanyakan penggunaan DD dan ADD setempat. Sejak itu pula, pihak kepolisian mendalami kasus itu. Dari hasil penelusuran, kasus yang semula masuk ranah penyelidikan itu naik ke penyidikan mendekati akhir 2021.

Hingga dalam perkembangannya, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka dan menahannya sejak Jumat (18/2). Keduanya yakni Rifai selaku kades dan Yusuf selaku bendahara.

Belum ada konfirmasi dari Rifai dan Yusuf. Namun, Rifai sebelumnya mengklaim bahwa semua penggunaan DD di desanya pada 2020 sudah transparan. Beberapa kegiatan yang dilakukan selama ini sudah disampaikan ke warga. Salah satunya pengadaan sarana dan prasana cuci tangan. (one/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/