Periksa 3 Saksi Pembacokan Paiton, Belum Minta Keterangan Korban

PAITON – Petugas kepolisian belum bisa mengungkap motif pembacokan pada dua warga Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Hingga Senin (21/1), pihak kepolisian masih menunggu Fauzi sembuh dari luka. Yaitu, saksi korban yang mengalami luka bacok.

Kanit Reskrim Polsek Paiton Aiptu Ade Maman mengatakan, pihaknya terus mendalami kasus pembacokan tersebut. Termasuk mencari motif yang melatarbelakangi kejadian itu.

“Kami masih mencari motif yang melatarbelakangi kejadian itu. Untuk saat ini masih belum diketahui motifnya,” ujar Kanit yang akrab disapa Ade itu.

Lebih lanjut, menurut Ade, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Sampai Senin, sudah ada tiga orang yang diperiksa. Ketiga orang itu adalah warga yang diduga mengetahui kejadian itu.

“Sudah tiga orang kami periksa. Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Untuk sementara hasil pemeriksaan belum bisa kami beberkan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memeriksa dua saksi korban. Menurut Ade, kedua orang saksi korban sampai Senin belum bisa dimintai keterangan. Sebab, Fauzi dan Saniwan masih shock atas kejadian yang menimpanya.

“Kedua korban masih shock. Jadi, belum kami mintai keterangan. Nanti setelah sudah pulih akan kami mintai keterangan untuk mengungkap kasus ini,” jelasnya.

Ia berjanji akan segera mengungkap pelaku kejahatan itu. Menurutnya, berdasarkan keterangan sementara, pelaku diduga dua orang.

“Pelakunya diduga dua orang. Kami masih terus berusaha mengungkap kasus ini. Doakan agar cepat bisa tertangkap,” terangnya.

Diketahui, Fauzi, 37, warga Desa Alaspandan dan Saniwan, 40, warga Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, menjadi korban pembacokan oleh dua orang tidak dikenal.

Fauzi mengalami luka parah. Yaitu, luka bacok dan patah pada kaki kanan. Sedangkan Saniwan hanya mengalami luka lebam akibat pukulan benda tumpul. (sid/hn)