alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Berdalih Ngekos, Gondol HP Pemilik Indekos di Mangunharjo Mayangan  

MAYANGAN, Radar Bromo– Seorang pria berinisial AS, 41, warga Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Semarang, membuat warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Erwin, 44, geram. Pria yang berdalih ngekos, itu telah menggondol handphone (HP)-nya.

Saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Mangunharjo, Erwin mengatakan AS ngekos sejak Sabtu (17/10) siang. Ia membayar membayar harian, Rp 25 ribu per hari.

“Indekos di sini kan Rp 300.000 per bulan, karena ia (AS) hanya minta 4 hari, sama ibu saya dikasih Rp 100.000. Namun, dia (AS) minta per hari saja. Kemudian, ia menyerahkan uang ke ibu Rp 25.000,” ujar Erwin, kemarin.

Minggu (18/10), sekitar pukul 01.30, ibu dari Erwin yang setiap hari berjualan nasi jagung berangkat ke pasar. Ketika pulang, ia melihat pintu depan rumahnya sedikit terbuka. Tak lama kemudian, keluar AS dari dalam rumah. Saat ditanya, AS berdalih ada tikus. “Dia kan kosnya di lantai dua dan pintu keluar-masuknya juga dari luar. Ini kok bisa masuk ke rumah,” ujar Erwin.

Sekitar pukul 04.00, Erwin hendak mengecas HP yang biasa dipegang anaknya. Namun, HP yang sebelumnya ditaruh di meja rias di kamarnya itu hilang. “Saya tanya ke ibu juga tidak tahu. Akhirnya, kami curiga ke AS. Setelah dicek di kamar kos, AS sudah tidak ada di kamarnya. Barang-barangnya juga sudah dibawa. Karena saya punya foto kopi KTP-nya, akhirnya saya posting di medsos,” jelasnya.

Sekitar pukul 06.00, Erwin melaporkan kasus ini ke SPKT Polres Probolinggo Kota. Namun, menurutnya laporanya kurang diperhatikan. “Saya di Polresta tidak diperhatikan, akhirnya saya pulang dan tidak jadi laporan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SPKT Polres Probolinggo Kota Aiptu Santo mengatakan, pihaknya tidak pernah menolak laporan atau aduan. Namun, untuk penerbitan surat laporan perlu membawa sejumlah berkas pelengkap administrasi. Misalnya, kardus dan buku HP-nya yang raib.

Selain itu, penerbitan surat laporan juga perlu rekomendasi dari Satreskrim. “Kemungkinan karena laporanya pagi, masih menunggu petugas Satreskrim datang. Namun, ibunya pulang terlebih dahulu. Yang jelas, kami tidak pernah menolak laporan atau pengaduan apapun,” ujarnya. (rpd/rud)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.