Polisi Dalami Ciri-Ciri Pelaku untuk Buru Pelaku Begal di Jalan Ir Juanda

BUGULKIDUL – Polisi terus menyelidiki kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Ir Juanda, Rabu (19/9) lalu. Kasus itu kini tengah ditangani oleh tim Unit Reskrim Polsek Bugul Kidul. Sejauh ini, korps bhayangkara itu baru memeriksa seorang saksi yang tak lain ialah korban pembegalan tersebut.

Kapolsek Bugul Kidul, Kompol Maryono menyebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Indarwati, 52, yang menjadi korban begal. Menurutnya, keterangan dari korban sangat diperlukan. Mengingat, saksi warga yang mengetahui kejadian begal itu belum ditemukan.

“Masih baru satu saksi, yakni korbannya. Tentu kami pun memerlukan keterangan dari saksi lain untuk memperjelas bahan penyelidikan,” ungkapnya, Kamis (20/9).

Ia menyebut, pihaknya memang telah menelusuri sekitar TKP untuk mencari adanya warga yang bisa dijadikan saksi. Akan tetapi, sampai saat ini hal itu belum bisa dilakukan. Sebab, dari hasil penelusuran sementara, tak banyak warga yang tahu saat aksi begal itu berlangsung.

“Karena kan kejadiannya pagi sekali. Kemungkinan adanya warga yang mengetahui persis, sangat minim,” tambahnya. Kalaupun ada, lanjut Maryono, mungkin ialah pengendara lain yang tengah melintas di jalan tersebut.

Ia membeberkan, dari keterangan saksi korban itu sudah dikantongi beberapa ciri-ciri kedua pelaku yang membegal korban. Polisi kini tengah mendalami keterangan korban itu. Maryono mengaku, keterangan korban itu memang masih belum begitu terang. Terlebih, untuk mendalami identitas para pelaku.

“Namun tetap kami upayakan dengan maksimal. Dari keterangan korban memang sudah ada ciri-cirinya, selanjutnya masih kami dalami dan terus diselidiki,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan asal Kelurahan Tapa’an, Kecamatan Bugul Kidul, nyaris dilukai pelaku begal, Rabu (19/9). Korban yang diketahui bernama Indarwati, 52, terpaksa menyerahkan motor Honda Vario miliknya lantaran takut dilukai pelaku yang membawa senjata tajam. (tom/fun)