Pelemparan Bondet Terhadap Sopir asal Sidoarjo Diduga Motif Dugaan Dendam

PANDAAN – Upaya penyelidikan terus didalami unit reskrim Polsek Pandaan untuk mengungkap pelemparan bondet terhadap Hasan, 35. Polisi menduga, warga Larangan, Sidoarjo yang dilempar bondet pada Senin malam (17/9) silam itu lantaran dendam.

Sejauh ini polisi juga belum memeriksa Hasan. Korban dikabarkan saat ini masih trauma, dan tinggal di kampung halamannya, Sidoarjo. Polisi hanya memeriksa sejumlah saksi-saksi seputar kejadian tersebut.

“Kasus ini tetap menjadi atensi kami. Lidik dalam proses, dan sejauh ini identitas pelakunya sebanyak dua orang belum terungkap dan diketahui keberadaannya,” kata Kapolsek Pandaan Kompol Akhmad.

Disinggung jumlah saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan petugas, ia enggan menyebutkannya. Namun, hanya global atau umumnya saja. Diantaranya dari warga sekitar, juga rekan kerja korban di pabrik imbuhnya.

“Untuk saksi, tidak ada yang mengetahui persis saat kejadian berlangsung. Tapi tahu dan berada di lapangan, sesaat setelah kejadian berlangsung. Kuncinya di saksi korban,” ungkapnya.

Terkait motif, Ahmad menolak jika insiden itu motifnya begal motor. Mengingat motor Honda Vario milik korban masih berada di lokasi, tak sampai direbut dan dibawa kabur pelakunya.

“Pelemparan bondet dilakukan pelaku terhadap korban sebagai sasaran atau targetnya. Lebih kuat mengarah pada motif dendamnya, ketimbang begal motor,” tukasnya. (zal/fun)