Asyik Main Kyu-kyu, Kakek asal Krampilan Besuk Diciduk

KRAKSAAN – Jahrab, 55, tidak menyangka aktivitasnya bermain judi Kyu-kyu (domino) bisa berujung penjara. Warga Desa Krampilan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, itu dibekuk tim Buser Polres Probolinggo, Selasa (18/9).

Dia dibekuk saat tengah asyik bermain judi Kyu-kyu bersama ketiga rekannya yang kini DPO. Tersangka pun dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Penangkapan tersangka Jahrab dilakukan sekitar pukul 16.00. Saat itu, tersangka bersama ketiga temannya asyik main judi Kyu-kyu di rumah Desa Kandangjati Wetan, Kecamatan Kraksaan.

Warga sekitar yang resah, melaporkan aktivitas tersangka itu. Mendapatkan laporan dari masyarakat, tim Buser Polres Probolinggo pun langsung melakukan penggerebekan. Sayang, penggerebekan hanya berhasil mengamankan satu tersangka. Sedangkan tiga tersangka lainnya buron.

“Kami sudah kantongi nama ketiga pelaku judi yang masih DPO. Kami masih melakukan perburuan terhadap ketiga DPO,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto.

Kasat Reskrim menjelaskan, permainan judi Kyu-kyu itu dilakukan dengan pemain bandar bergantian. Taruhannya tidak terlalu besar, hanya Rp 2.000 sekali permainan.

Barang bukti yang diamankan yaitu 2 set kartu domino, 2 lembar kardus untuk alas main, dan uang tunai sebesar Rp 55 ribu. Dalam pemeriksaan sementara, dikatakan Kasat Reskrim, tersangka Jahrab hanya iseng bermain judi karena tidak ada kerjaan.

“Kebetulan, tersangka bekerja sebagai buruh tani yang tidak tetap kerjaannya. Tersangka membantah sudah lama biasa main judi,” ujarnya. (mas/hn)