alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Cemburu, Suami di Puspo Aniaya hingga Sulut Rokok ke Istri, Kini Ditahan

PUSPO, Radar Bromo – Gejolak api cemburu membakar amarah seorang suami di Puspo, Kabupaten Pasuruan. Lelaki 38 tahun berinisial PA itu sampai memukuli, menendang, hingga menyulut rokok istrinya, SR, sampai masuk rumah sakit. Korban pun melapor ke polisi.

Laporan itu masuk ke Polsek Puspo pada Rabu (20/7). SR datang sendiri ke mapolsek. Dia mengadukan penganiayaan yang dialaminya kepada polisi. SR mengaku telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wajah dan tubuhnya dipukuli dengan tangan kosong. Badannya juga ditendang berkali-kali.

”Korban mengadukan kekerasan yang dialaminya,” kata Kanit Reskrim Polsek Puspo Teguh.

Kepada polisi, SR bercerita. Kejadian pada Rabu (20/7) itu merupakan puncak penderitaan yang menimpa dirinya. Korban mengeluh sudah tidak kuat menahan sakit. Sebab, penganiayaan terhadapnya sudah terjadi sejak bulan lalu, tepatnya saat ada Kasada.

”Dia dipukuli terus,” ungkap Teguh.

Mengapa PA begitu tega menganiaya istrinya? Menurut versi yang diterima polisi, kejadian itu berawal dari dugaan bahwa SR telah berselingkuh. PA cemburu. Amarahnya pun memuncak. Pelaku emosi dan menganiaya korban.

Teguh menyatakan, Polsek Puspo telah melimpahkan laporan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan. Teguh sendiri yang mengantar korban saat mendatangi Mapolres Pasuruan di Bangil untuk membuat laporan.

Kapolsek Puspo AKP Saiful menyatakan, PA langsung diamankan hari itu juga. Dia ditahan di mapolres untuk kepentingan penyelidikan. ”Pelakunya sudah ditahan di polres,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adi Putranto menambahkan, ”Korban ternyata tidak hanya dipukuli, tetapi juga disulut rokok. Dia dipukul dengan punggung dan gagang sabit. Karena itu, bekas luka terlihat di sekujur tubuh korban.”

Seluruh tubuhnya mengalami memar dan luka sayat. Karena luka-luka tersebut, korban sekarang dirawat di rumah sakit untuk pemulihan luka. “Masih dirawat di RS,” tandasnya. Menurut Adi, motif pelaku menganiaya korban adalah amarah karena istrinya ketahuan selingkuh. (sid/far)

 

PUSPO, Radar Bromo – Gejolak api cemburu membakar amarah seorang suami di Puspo, Kabupaten Pasuruan. Lelaki 38 tahun berinisial PA itu sampai memukuli, menendang, hingga menyulut rokok istrinya, SR, sampai masuk rumah sakit. Korban pun melapor ke polisi.

Laporan itu masuk ke Polsek Puspo pada Rabu (20/7). SR datang sendiri ke mapolsek. Dia mengadukan penganiayaan yang dialaminya kepada polisi. SR mengaku telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wajah dan tubuhnya dipukuli dengan tangan kosong. Badannya juga ditendang berkali-kali.

”Korban mengadukan kekerasan yang dialaminya,” kata Kanit Reskrim Polsek Puspo Teguh.

Kepada polisi, SR bercerita. Kejadian pada Rabu (20/7) itu merupakan puncak penderitaan yang menimpa dirinya. Korban mengeluh sudah tidak kuat menahan sakit. Sebab, penganiayaan terhadapnya sudah terjadi sejak bulan lalu, tepatnya saat ada Kasada.

”Dia dipukuli terus,” ungkap Teguh.

Mengapa PA begitu tega menganiaya istrinya? Menurut versi yang diterima polisi, kejadian itu berawal dari dugaan bahwa SR telah berselingkuh. PA cemburu. Amarahnya pun memuncak. Pelaku emosi dan menganiaya korban.

Teguh menyatakan, Polsek Puspo telah melimpahkan laporan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan. Teguh sendiri yang mengantar korban saat mendatangi Mapolres Pasuruan di Bangil untuk membuat laporan.

Kapolsek Puspo AKP Saiful menyatakan, PA langsung diamankan hari itu juga. Dia ditahan di mapolres untuk kepentingan penyelidikan. ”Pelakunya sudah ditahan di polres,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adi Putranto menambahkan, ”Korban ternyata tidak hanya dipukuli, tetapi juga disulut rokok. Dia dipukul dengan punggung dan gagang sabit. Karena itu, bekas luka terlihat di sekujur tubuh korban.”

Seluruh tubuhnya mengalami memar dan luka sayat. Karena luka-luka tersebut, korban sekarang dirawat di rumah sakit untuk pemulihan luka. “Masih dirawat di RS,” tandasnya. Menurut Adi, motif pelaku menganiaya korban adalah amarah karena istrinya ketahuan selingkuh. (sid/far)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/