alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Menjambret di Bakalan, Pemuda Kejayan Dimassa

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Wajah warga Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Achmad Rohmatulloh, 21, penuh darah. Ia pun dirawat di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Rupanya, pemuda pengangguran ini digebuki warga.

Sabtu (19/6) malam, Achmad tertangkap warga usai menjambret di Kota Pasuruan. Tepatnya, di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahaan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul. Syukur, aksinya gagal. Warga yang kesal dengan perbuatan pelaku, langsung memukulinya.

Wajah dan bagian kepala pelaku berdarah. Beruntung tak sampai meregang nyawa. Pelaku kemudian diamankan ke Polsek Bugul Kidul. Namun, kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Penjambretan itu terjadi sekitar pukul 21.00. Malam itu, sekitar pukul 20.30, Sumiyati, 44, warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, baru saja menikmati malam minggu di sekitar GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. Ia pulang dengan mengendarai Honda Beat bersama dua anaknya, Putri dan Risky.

Korban melintas di Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Pasuruan. “Sesampainya di depan Garasi Bus Pandawa, ada seorang laki-laki dari selatan membuntuti dan menyalip korban dari kiri. Tiba-tiba pelaku mengambil dompet dan HP korban yang terletak di dasbor motornya,” ujar Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto.

Mengetahui barangnya dimaling, korban berusaha mengejar pelaku. Namun, tidak terkejar. Korban pun meminta bantuan suaminya yang berada di warungnya di Jalan Hos Cokroaminoto.

Korban bersama suaminya melanjutkan pemburuannya. Mereka menduga pelaku berbelok ke barat di Terminal Blandongan. Ketika sampai di Simpang Tiga Masjid Al- Kautsar, keduanya mendapati seorang laki-laki mencurigakan.

“Kamu jambret ya?” ujar suami korban kepada pelaku. Ternyata, korban juga melihat HP-nya dipegang pelaku. Pelaku juga menyembunyikan dompet korban di balik celana bagian depan. Kedua barang ini pun diamankan suami korban.

Ternyata, perselisihan ini diketahui banyak warga. Sejumlah warga yang mengetahui ada jambret tertangkap, langsung menghadiahinya bogem mentah. Wajah korban pun berdarah.

Syukur aksi main hakim sendiri ini bisa dihentikan usai anggota Polsek Bugul Kidul tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Meski barangnya berhasil diamankan, korban tetap melaporkan kasus ini ke Polsek Bugul Kidul. Mereka diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 3.500.000.

“Saat ini pelaku sedang di rawat di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Ia dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancamannya maksimal pidana tujuh tahun penjara,” ujar Endy. (riz/rud)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Wajah warga Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Achmad Rohmatulloh, 21, penuh darah. Ia pun dirawat di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Rupanya, pemuda pengangguran ini digebuki warga.

Sabtu (19/6) malam, Achmad tertangkap warga usai menjambret di Kota Pasuruan. Tepatnya, di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahaan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul. Syukur, aksinya gagal. Warga yang kesal dengan perbuatan pelaku, langsung memukulinya.

Wajah dan bagian kepala pelaku berdarah. Beruntung tak sampai meregang nyawa. Pelaku kemudian diamankan ke Polsek Bugul Kidul. Namun, kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Penjambretan itu terjadi sekitar pukul 21.00. Malam itu, sekitar pukul 20.30, Sumiyati, 44, warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, baru saja menikmati malam minggu di sekitar GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. Ia pulang dengan mengendarai Honda Beat bersama dua anaknya, Putri dan Risky.

Korban melintas di Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Pasuruan. “Sesampainya di depan Garasi Bus Pandawa, ada seorang laki-laki dari selatan membuntuti dan menyalip korban dari kiri. Tiba-tiba pelaku mengambil dompet dan HP korban yang terletak di dasbor motornya,” ujar Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto.

Mengetahui barangnya dimaling, korban berusaha mengejar pelaku. Namun, tidak terkejar. Korban pun meminta bantuan suaminya yang berada di warungnya di Jalan Hos Cokroaminoto.

Korban bersama suaminya melanjutkan pemburuannya. Mereka menduga pelaku berbelok ke barat di Terminal Blandongan. Ketika sampai di Simpang Tiga Masjid Al- Kautsar, keduanya mendapati seorang laki-laki mencurigakan.

“Kamu jambret ya?” ujar suami korban kepada pelaku. Ternyata, korban juga melihat HP-nya dipegang pelaku. Pelaku juga menyembunyikan dompet korban di balik celana bagian depan. Kedua barang ini pun diamankan suami korban.

Ternyata, perselisihan ini diketahui banyak warga. Sejumlah warga yang mengetahui ada jambret tertangkap, langsung menghadiahinya bogem mentah. Wajah korban pun berdarah.

Syukur aksi main hakim sendiri ini bisa dihentikan usai anggota Polsek Bugul Kidul tiba di lokasi dan mengamankan pelaku. Meski barangnya berhasil diamankan, korban tetap melaporkan kasus ini ke Polsek Bugul Kidul. Mereka diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 3.500.000.

“Saat ini pelaku sedang di rawat di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Ia dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancamannya maksimal pidana tujuh tahun penjara,” ujar Endy. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/