Nyambi Jadi Kurir SS, Tukang Ojek asal Wrati Kejayan Ditangkap

BANGIL, Radar Bromo–Hasil dari ngojek yang tak seberapa, membuat Kusnadi, 62, warga Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan menjadi gelap mata. Ia nekat menjadi kurir sabu-sabu untuk menambah penghasilannya.

Namun, bukan tambahan penghasilan yang didapatkan. Ia malah harus meringkuk di penjara. Sebab, usaha sampingannya itu tercium petugas yang kemudian menciduknya.

Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Hardi mengungkapkan, penangkapan tersebut berlangsung Selasa (18/2). Petugas berhasil menangkapnya saat ia berada di rumahnya sekitar pukul 14.30.

Ihwal penangkapan tersangka, bermula dari informasi yang didapatkan petugas. “Sebelum penangkapan, ada petunjuk kalau tersangka memang sering mendapatkan order untuk mengantarkan sabu-sabu,” jelas Hardi.

Dari informasi itulah, petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Hingga beberapa saat penyelidikan dilakukan, petugas kemudian melakukan penyergapan. Penyergapan itu dilakukan petugas di rumah pelaku.

Tak hanya mendapati tersangka. Sejumlah barang bukti juga ditemukan. Di antaranya, sabu-sabu seberat 0,41 gram dan sebuah handphone yang biasa digunakannya untuk bertransaksi.

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, tersangka kemudian digiring ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan. “Pengakuannya, ia nyambi jadi kurir sabu untuk menambah penghasilan. Karena dari ngojek, hasilnya sepi,” imbuhnya.

Karena perbuatannya itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. (one/mie)