Bandar Togel Kelas Teri di Purwosari Dicokok Polisi, Segini Penghasilannya

BANGIL – Lika-liku Mahfud, 49, dalam bermain judi togel, harus terhenti. Itu setelah warga asal Keputran, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari tersebut, diringkus polisi. Mahfud yang merupakan bandar togel kelas teri itu, diringkus anggota Buser Satreskrim Polres Pasuruan, Senin (17/12). Ketika itu, tersangka baru saja menerima tombokan dari pembeli.

Namun, kegiatan tersebut, terendus polisi. Hingga akhirnya, tersangka pun diciduk. Kanitbuser Polres Pasuruan, Iptu Maryana menguraikan, tersangka ditangkap di rumahnya sekitar pukul 13.15.

Penangkapan tersebut bermula, dari informasi yang didapatkan petugas. Tersangka disebut-sebut sering menerima tombokan togel. Tak hanya dari penombok, tetapi juga dari pengecer maupun pengepul. “Berangkat dari informasi itu, kami bergerak untuk melakukan penyelidikan,” kata Maryana, saat mendampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Dewa.

Petugas buser melakukan penyelidikan dengan cara mengintai tersangka. Hingga dirasa cukup, penggrebekan dilakukan. Petugas menggrebek tersangka di rumahnya, sesaat setelah menerima tombokan.

Saat digrebek, tersangka tak bisa berkutik. Terlebih lagi setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti. Selain uang tunai, juga dua buah bolpoin serta sebuah handphone.

“Bersama barang bukti yang kami temukan, tersangka kami giring ke Mapolres Pasuruan untuk penyidikan,” urainya.

Dari penyidikan itu, tersangka mengaku sudah melakoni bisnis haram tersebut sejak lima tahun lalu. “Setiap kali bukaan, tersangka bisa memperoleh omset antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta,” sambungnya. (one/fun)