alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Nama Jon Kembali Muncul saat Kadir Jadi Saksi di Sidang Markus

KRAKSAAN, Radar Bromo – Abdul Kadir mantan terpidana kasus ijasah palsu, menjadi saksi kasus serupa. Mantan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari partai Gerindra tersebut, Kamis (19/11) memberi kesaksian di persidangan Markus, terdakwa yang terjerat kasus jilid dua.

Dalam kesaksiannya, Kadir mengatakan apa yang pernah dikatakannya dulu saat ia terjerat kasus itu. Yakni, ia mengaku awalnya tidak kenal terhadap Markus. Ia kenal lantaran perantara dari Ketua DPC Gerindra Jon Junaedi.

“Ya saya katakan. Saya tidak kenal dengan terdakwa (Markus, Red) sebelumnya. Saya kenalnya setelah ramai di publik mengenai ijazah palsu. Itu pun atas saran dari pak Jon (Jon Junaedi, Red),” kata Kadir sesuai bersaksi dipersidangan.

Ia melanjutkan, pengurusan ijazah itu sejatinya ada peran Jon Junaedi. Ia menerima jadi dan diserahkan langsung oleh Jon di rumahnya sendiri sembari cap tiga jari.

“Karena waktu itu ia duduk di Komisi D DPRD dan membawahi Dispendik. Jadi, saya percaya saja dan menyerahkan semuanya. Tapi, setelah kasus ini menimpa saya, dia (Jon. Red) lepas tangan,” ungkapnya.

Sidang kemarin digelar di tiga lokasi berbeda. Yaitu, di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kejasaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo dan Rutan Kelas II B Kraksaan.

Danian, Humas Kejaksaan mengatakan, dalam persidangan itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi. Selain Kadir, ada nama Abdul Rauf, Suhartono, dan H Asyari, yakni mantan Kadispendik Kabupaten Probolinggo.

“Intinya keterangan sama dengan pada saat perkaranya dulu. Ini hanya penegasan saja,” katanya.

Sementara itu, Hosnan Taufik, penasihat hukum Markus mengatakan, hasil dari keterangan Kadir yang merupakan tersangka awal dalam kasus itu mempertegas turut sertanya Jon Junaedi. Yaitu, bahwa semua urusan dilakukan dengan Jon.

“Sudah gamblang. Karena itu, segera pihak kepolisian bertindak. Karena ini sudah dua alat bukti dan cukup untuk memproses,” ungkapnya.

Sebelumnya, Saudi Salim Jahur, plapor yang juga menjadi saksi turut memberikan keterangan serupa. Menurutnya, Jon pernah datang ke rumahnya. Dan Jon mengakui bahwa ia yang membantu Kadir. Saat itu Jon Junaedi bersama Rasyid yang datang ke rumahnya Markus. Rasyid adalah tersangka ketiga di perkara yang sama. Saat ini Rasyid tengah diburu polisi.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi mengenai namanya yang disebut, Jon Junaedi enggan menanggapi. Ia lebih menutup rapat bibirnya dari pada berkomentar. “Saya no komen,” katanya singkat. (sid/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR