alexametrics
25 C
Probolinggo
Sunday, 3 July 2022

Dugaan Korupsi yang Menyeret Eks Wabup Pasuruan Dilimpahkan Tipikor

BANGIL, Radar Bromo–Kejari Kabupaten Pasuruan bergerak cepat dalam memproses perkara dugaan korupsi di Pusat Koperasi Industri Susu (PKIS) Sekartanjung. Sehari setelah tiga tersangka dijebloskan ke penjara, berkas perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan Denny Saputra menegaskan, pemberkasan dugaan korupsi duit koperasi itu sebenarnya sudah rampung di tingkat penyidikan. Tinggal pelimpahan berkasnya ke Pengadilan Negeri Tipikor.

Ia tak mau berlarut-larut. Karena, masih banyak perkara lain yang harus dikejar. Terutama, dugaan korupsi BOP Kemenag RI yang juga tak luput dari perhatian khalayak.

“Pemberkasan penyidikan sebenarnya sudah rampung. Makanya, tinggal pelimpahan ke pengadilan tipikor,” ungkap dia.

Denny menuturkan, pelimpahan berkas perkara itu sudah dilakukannya kemarin (19/8). Tinggal kemudian, pihaknya menunggu Pengadilan Negeri Tipikor menjadwalkan persidangan. “Hari ini (Kamis kemarin, Red) kami limpahkan. Tinggal menunggu persidangan,” sambungnya.

BANGIL, Radar Bromo–Kejari Kabupaten Pasuruan bergerak cepat dalam memproses perkara dugaan korupsi di Pusat Koperasi Industri Susu (PKIS) Sekartanjung. Sehari setelah tiga tersangka dijebloskan ke penjara, berkas perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan Denny Saputra menegaskan, pemberkasan dugaan korupsi duit koperasi itu sebenarnya sudah rampung di tingkat penyidikan. Tinggal pelimpahan berkasnya ke Pengadilan Negeri Tipikor.

Ia tak mau berlarut-larut. Karena, masih banyak perkara lain yang harus dikejar. Terutama, dugaan korupsi BOP Kemenag RI yang juga tak luput dari perhatian khalayak.

“Pemberkasan penyidikan sebenarnya sudah rampung. Makanya, tinggal pelimpahan ke pengadilan tipikor,” ungkap dia.

Denny menuturkan, pelimpahan berkas perkara itu sudah dilakukannya kemarin (19/8). Tinggal kemudian, pihaknya menunggu Pengadilan Negeri Tipikor menjadwalkan persidangan. “Hari ini (Kamis kemarin, Red) kami limpahkan. Tinggal menunggu persidangan,” sambungnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/