alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Dua Pengedar Sabu Dibekuk, Asal Lumbang dan Gresik

PAJARAKAN, Radar Bromo – Walau pelakunya terus dibekuk, peredaran narkoba di Kabupaten Probolinggo seakan tak pernah surut. Bahkan, Jumat (17/7) Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Probolinggo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu.

Keduanya adalah Dwi Abdul Halim Haq, 25, warga Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang. Satu pelaku lagi adalah Syamsul Arifin, warga Tambak, Kabupaten Gresik, yang menetap di Desa Gending, Kecamatan Gending, Jumat (17/7).

Kasatreskoba Polres Probolinggo AKP Sujilan mengatakan, keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda. Tersangka Dwi Abdul Halim Haq ditangkap di Desa Purut, Kecamatan Lumbang. “Saat itu tersangka ditangkap di sebuah jalan masuk Desa Purut pukul 14.00, tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti satu paket berisi narkotika gol I jenis sabu seberat 0,89 gram dan satu buah smartphone.

Kemudian Syamsul Arifin ditangkap di Dusun Buyut Desa Gending, Kecamatan Gending. Dari tangan Syamsul Arifin, polisi mengamankan satu paket sabu-sabu seberat 0,3 gram; satu pipet kaca berisi narkotika gol I jenis sabu; empat buah sedotan; satu alat hisap/bong; satu buah pipet kaca; satu buah gunting; satu buah bungkus rokok; dan lima buah korek api gas.

“Untuk Syamsul, setelah terhimpun informasi serta meyakinkan kemudian kami lakukan penangkapan di sebuah rumah pukul 02.30. Tersangka pun tak dapat mengelak karena ada bukti,” terangnya.

Menurut Sujilan, dua tersangka yang tertangkap sudah menjadi incaran Satreskoba. Namun saat mendapatkan informasi tersangka membawa barang bukti, segera dilakukan penangkapan.

Keduanya dijerat pasal 114 (1) subsider 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal UU ini 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan denda 1 miliar. (ar/sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU