Motor Warga Jalan Panjaitan Raib, di Dalamnya Berisikan STNK-BPKB

MAYANGAN, Radar Bromo – Warga Kota Probolinggo harus kian waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang marak belakangan ini. Selasa (19/5) pagi, giliran warga Jalan Panjaitan, RT 1/RW 5, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, yang menjadi korbannya. Dia adalah Indrawati, 55.

Motor Yamaha Mio Soul GT warna merah-putih bernopol N 3889 SK hilang di depan rumahnya. Pelaku pun hanya perlu waktu tak lebih dari 5 menit saja.

MENANGIS: Indrawati yang ditemui usai dia kehilangan motornya di depan rumahnya di Jalan Panjaitan, Selasa (19/5). (Foto: Rizky Putra Dinasti/Jawa Pos Radar Bromo)

Sembari mengusap air matanya, Indrawati mengungkapkan bahwa sehari sebelum motornya hilang, ia memiliki firasat yang kurang baik. Motor yang sudah diperbaiki sebelumnya itu jalannya tidak normal.

“Sebelumnya sudah ada firasat, kok jalannya (motor, Red) tidak enak. Akhirnya saya mbatin, mungkin mau hilang motor ini. Ternyata benar motornya hilang,” katanya pada saat dijumpai di kediamannya.

Aksi pencurian itu kurang dari lima menit. Mulanya Indrawati usai memperbaiki rak besinya di bengkel Banda. Kemudian motornya diparkir di depan pintu rumahnya. Sementara kontaknya meski dilepas, namun diletakkan di dasbor atau saku motor tersebut.

“Saya meletakkan rak besi yang baru saja di bawa ke bengkel. Tidak sampai 5 menit. Pas saya keluar, motor sudah tidak ada,” terangnya.

Ia sangat shock karena di dalam jok motor tersebut ada dua STNK dan juga 1 BPKB.   Bahkan, ia berusaha mencari dengan motor lainnya ke sekitar kawasan Brak. Sayangnya motornya tidak ditemukan.

“Jadi, motor Mio yang satunya saya jual dan ada orang yang nawar. Makanya saya bawa STNK dan BPKB-nya. Dan saya taruh di jok motor yang hilang itu,” katanya. Sembari mengusap air matanya, perempuan berjilbab biru itu langsung ke Mapolresta guna melaporkan kejadian tersebut.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo mengatakan, laporan sudah ia terima. Bahkan, ia sudah menugaskan anggotanya untuk melakukan olah TKP. “Anggota sudah saya turunkan. Piket lagi olah TKP,” tandas AKP Heri. (rpd/fun)