Pencurian Motor Karyawan Toko di Pangsud Terekam CCTV, Pelaku 2 Orang

MAYANGAN – Warga Kota Probolinggo wajib mewaspadai pencurian motor. Sebab, aksi pencurian motor kian banyak terjadi. Dalam sepekan, sudah beberapa kali terjadi pencurian motor di pinggir jalan.

Selain pencurian motor karyawan klinik Naavagreen, pencurian motor juga dialami karyawan toko Pro Design, di Jl Panglima Sudirman. Motor itu dimaling Kamis malam (14/2) sekitar pukul 18.00. Aksi pencurian itu juga terekam closed circuit television (CCTV). Lihat videonya disini.

Sayangnya, dua pelaku dalam rekaman CCTV tidak begitu jelas. Sementara pemiliknya, Mahmud, 21, warga Desa/Kecamatan Jorongan, Kabupaten Probolinggo, langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Mayangan.

Halimatus, rekan kerja korban mengatakan, pencurian itu terjadi sekitar pukul 18.00. Saat itu motor Honda Beat warna hitam dengan corak merah milik korban, diparkir di depan toko.

“Untuk nopol-nya saya tidak tahu. Yang tahu Mahmud, tapi sekarang orangnya tidak ada,” bebernya saat dijumpai di tempat kerjanya.

Korban sendiri saat kejadian, sedang tidak ada di toko. Dia sedang mengantarkan barang milik pembeli. Sementara Halimatus beserta satu rekannya ada di dalam toko.

Kondisi toko aneka kebutuhan interior rumah itu, sebenarnya terbuka lebar. Namun, bagian depan toko tertutup beragam barang. Seperti lemari dan tempat tidur (spring bed).

“Pada saat kejadian di toko ada saya dan teman saya. Tapi depan toko atau lokasi parkirnya motor tidak terlihat karena tertutup banyak barang,” terang karyawan asal Sukapura, Kabupaten Probolinggo itu.

Sekitar pukul 18.30, motor korban diketahui hilang. Mengetahui motor tidak ada di lokasi awal, pemilik bersama karyawan lain langsung mengecek CCTV yang ada di dalam toko. Dari situ diketahui, motor korban dicuri dua pelaku. Satu sebagai ekskutor dan satu lagi bagian mengawasi.

“Pelaku habis mencuri motor langsung melarikan diri ke barat. Ada dua orang yang terekam CCTV,” bebernya. Selanjutnya, korban langsung melaporkan kejadian tersebut pada Polsek Mayangan.

“Semoga motor rekan saya cepat ketemu. Soalnya jarang sekali ada motor hilang yang ketemu. Di sini saja, dalam setahun sudah tiga kali motor hilang. Belum lagi di toko samping,” harapnya.

Terpisah, Kapolsek Mayangan Kompol Ahmad Firman Wahyudi membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan. Mohon waktu, nanti perkembangannya kami akan kabari,” tandas Kompol Firman. (rpd/hn)