alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Sapi Raib saat Pulang Tarawih, Dicari Bersama-sama, Ketemu Terikat di Pohon

TIRIS, Radar Bromo – Kawanan pencuri sapi kembali beraksi. Kali ini pelaku beraksi di Kecamatan Tiris dan yang menjadi korbannya adalah Hos, 50, warga Dusun Darungan, Desa Ranugedang. Sapinya dicuri saat pemilik sedang tarawih, Minggu (17/4). Beruntung sapi masih bisa ditemukan.

Kejadian ini bermula saat korban selesai berbuka puasa bersama keluarganya. Sebelum berangkat tarawih, korban sempat mengecek kandang sapi yang berkonstruksi semipermanen di belakang rumah. Setelah merasa aman, korban berangkat tarawih di musala dekat rumah.

Selesai tarawih, korban lantas kembali pulang ke rumah dan mengecek sapi miliknya di kandang. Betapa kagetnya korban jika sapi jantan berwarna merah miliknya sudah tidak berada dalam kandang. “Hilangnya sapi diketahui korban setelah pulang dari tarawih. Saat mengecek kandang sudah dalam kondisi terbuka dan sapinya sudah raib,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi.

DIKEMBALIKAN: Warga dan petugas membawa sapi milik Hos usai ditemukan. (Foto: Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Mengetahui hal itu korban kemudian memberitahu kepada perangkat desa setempat. Kemudian perangkat desa membantu pencarian dengan melacak jejak kaki sapi. Arah yang diduga kuat merupakan jejak kaki sapi pun diikuti. Saat melakukan pencarian itulah warga bertemu dengan anggota Polsek Tiris yang sedang patroli. Bersama warga, petugas melanjutkan pencarian.

Bertambahnya jumlah orang yang melakukan pencarian membuat penyisiran dan pelacakan menjadi lebih efektif. Hingga kemudian warga menemukan jejak kaki sapi mengarah pada wilayah hutan di sekitar Dusun Krajan I, Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris. Akhirnya sapi tersebut ditemukan. Sapi itu ditinggalkan pelaku terikat di sebatang pohon.

TIRIS, Radar Bromo – Kawanan pencuri sapi kembali beraksi. Kali ini pelaku beraksi di Kecamatan Tiris dan yang menjadi korbannya adalah Hos, 50, warga Dusun Darungan, Desa Ranugedang. Sapinya dicuri saat pemilik sedang tarawih, Minggu (17/4). Beruntung sapi masih bisa ditemukan.

Kejadian ini bermula saat korban selesai berbuka puasa bersama keluarganya. Sebelum berangkat tarawih, korban sempat mengecek kandang sapi yang berkonstruksi semipermanen di belakang rumah. Setelah merasa aman, korban berangkat tarawih di musala dekat rumah.

Selesai tarawih, korban lantas kembali pulang ke rumah dan mengecek sapi miliknya di kandang. Betapa kagetnya korban jika sapi jantan berwarna merah miliknya sudah tidak berada dalam kandang. “Hilangnya sapi diketahui korban setelah pulang dari tarawih. Saat mengecek kandang sudah dalam kondisi terbuka dan sapinya sudah raib,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi.

DIKEMBALIKAN: Warga dan petugas membawa sapi milik Hos usai ditemukan. (Foto: Polres Probolinggo for Jawa Pos Radar Bromo)

Mengetahui hal itu korban kemudian memberitahu kepada perangkat desa setempat. Kemudian perangkat desa membantu pencarian dengan melacak jejak kaki sapi. Arah yang diduga kuat merupakan jejak kaki sapi pun diikuti. Saat melakukan pencarian itulah warga bertemu dengan anggota Polsek Tiris yang sedang patroli. Bersama warga, petugas melanjutkan pencarian.

Bertambahnya jumlah orang yang melakukan pencarian membuat penyisiran dan pelacakan menjadi lebih efektif. Hingga kemudian warga menemukan jejak kaki sapi mengarah pada wilayah hutan di sekitar Dusun Krajan I, Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris. Akhirnya sapi tersebut ditemukan. Sapi itu ditinggalkan pelaku terikat di sebatang pohon.

MOST READ

BERITA TERBARU

/