3.606 Lobster Pasir dan Mutiara Dilepaskan di Perairan Gili

SUMBERASIH – Sebanyak 3.606 ekor benih lobster hidup (Panulirus spp) dilepaskan, Jumat (18/1) oleh tim Balai KIPM Surabaya I. Lobster itu adalah benih yang berhasil digagalkan di pemeriksaan X-ray meeting point T1B Bandara Internasional Juanda.

Benih lobster ini dilepas di pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Staf teknis pengawasan BKIPM Surabaya I Endra Herry Susilo mengatakan, timnya bersama-sama telah melepaskan dan membebaskan 3.606 ekor benih lobster.

Benih lobster itu berhasil diselamatkan oleh Tim Balai KIPM Surabaya I bersama AVSEC Bandara Internasional Juanda dan Satgaspam Bandara Internasional Juanda. ”Rabu 16 Januari kemarin, ada upaya pengiriman dan pengangkutan benih lobster. Beruntung upaya itu berhasil digagalkan dan kami selamatkan 3.656 benih lobster,” katanya.

Endra menjelaskan, tidak semua lobster yang diselamatkan itu dilepaskan. Dari 3.656 benih lobster, sebanyak 3.606 ekor benih lobster dilepaskan. Sisanya, 50 ekor untuk dijadikan barang bukti di persidangan.

Benih lobster yang diamankan itu diakui Endra, ada berbagai jenis. Total benih lobster yang diselamatkan sebanyak 1 koli, 14 kantong.

Dari 3.656 ekor benih lobster itu, sebanyak 10 kantong atau 2.553 ekor adalah lobster jenis pasir. Dan sisanya 4 kantong adalah lobster jenis mutiara. Yaitu sebanyak 1.103 ekor.

”Nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari sini sekitar Rp 420.750.000,” ujarnya. (mas/hn)