alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Polisi Kesulitan Ungkap Pencurian Pikap di Karangjati Karena Saksi Minim

PANDAAN – Hingga kini, petugas Polsek Pandaan masih mendapat sedikit petunjuk dan saksi dalam kasus pencurian pikap, Kamis (16/8). Kondisi ini membuat petugas belum bisa mengungkap pelaku pencurian di jalan nasional Malang-Surabaya itu.

Kapolsek Pandaan Kompol Akhmad mengatakan, penyidik unit reskrim sudah melakukan sejumlah langkah untuk mengungkap pencurian itu. Mulai memeriksa saksi korban, juga beberapa saksi lain. Tak hanya itu, petugas juga menggali petunjuk berupa bukti lainnya. Seperti rekaman CCTV.

“Penyelidikan terus kami lakukan sampai saat ini. Sejauh ini memang belum membuahkan hasil. Karena itu, pelakunya belum terungkap,” cetus Kompol Akhmad.

Penyelidikan sendiri, menurut Kompol Akhmad, masih minim saksi. Bahkan, petunjuk lainnya juga minim. Contohnya, saksi korban dan saksi lainnya yang diperiksa, tidak mengetahui secara langsung pencurian itu. Para saksi hanya mengetahui situasi dan keadaan di TKP pada saat sebelum dan setelah kejadian.

“Kendalanya seperti itu, minim saksi dan petunjuk. Jadi, tidak mudah mengungkap pelakunya,” lanjutnya.

Agar kasus serupa tak terjadi lagi, Kompol Akhmad pun mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati serta waspada saat memarkir kendaraannya. Baik itu motor, maupun mobil.

Dalam kejadian ini, pikap milik Machrus, 38, warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, itu diparkir di tepi jalan nasional jurusan Malang – Surabaya. Masuk Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Pikap Mitsubishi L 300 nopol S 9844 PB itu, diparkir sekitar pukul 03.00. (zal/fun)

PANDAAN – Hingga kini, petugas Polsek Pandaan masih mendapat sedikit petunjuk dan saksi dalam kasus pencurian pikap, Kamis (16/8). Kondisi ini membuat petugas belum bisa mengungkap pelaku pencurian di jalan nasional Malang-Surabaya itu.

Kapolsek Pandaan Kompol Akhmad mengatakan, penyidik unit reskrim sudah melakukan sejumlah langkah untuk mengungkap pencurian itu. Mulai memeriksa saksi korban, juga beberapa saksi lain. Tak hanya itu, petugas juga menggali petunjuk berupa bukti lainnya. Seperti rekaman CCTV.

“Penyelidikan terus kami lakukan sampai saat ini. Sejauh ini memang belum membuahkan hasil. Karena itu, pelakunya belum terungkap,” cetus Kompol Akhmad.

Penyelidikan sendiri, menurut Kompol Akhmad, masih minim saksi. Bahkan, petunjuk lainnya juga minim. Contohnya, saksi korban dan saksi lainnya yang diperiksa, tidak mengetahui secara langsung pencurian itu. Para saksi hanya mengetahui situasi dan keadaan di TKP pada saat sebelum dan setelah kejadian.

“Kendalanya seperti itu, minim saksi dan petunjuk. Jadi, tidak mudah mengungkap pelakunya,” lanjutnya.

Agar kasus serupa tak terjadi lagi, Kompol Akhmad pun mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati serta waspada saat memarkir kendaraannya. Baik itu motor, maupun mobil.

Dalam kejadian ini, pikap milik Machrus, 38, warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, itu diparkir di tepi jalan nasional jurusan Malang – Surabaya. Masuk Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Pikap Mitsubishi L 300 nopol S 9844 PB itu, diparkir sekitar pukul 03.00. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/